oleh

Didesak  Bupati OKU Lebih Serius Promosikan Objek Wisata Goa Putri

Kolom:Budaya|18 kali dilihat
NuansaKita – Baturaja : Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru didampingi Bupati OKU, Kuryana Aziz dan rombongan menyempatkan diri meninjau kondisi objek wisata Goa Putri dan Museum Manusia Purba Goa Harimau, di desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji Kabupaten OKU, Rabu (30/01).
Kunjungan Gubernur Sumsel ke objek wisata kebanggan warga OKU ini. Merupakan rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten OKU selatan dan Kabupaten OKU, serta kali pertama pasca dilantik menjadi Gubernur Sumsel pada awal Oktober 2018 lalu.
Herman Deru meminta kepada Bupati OKU Kuryana Aziz untuk menjadikan kawasan objek wisata Goa Putri sebagai salah satu objek wisata andalan bagi Kabupaten OKU. Karena itu dia meminta agar keberadaan obyek wisata tetap dijaga dan dipromosikan dengan maksimal.
“Untuk dapat dikenal memang membutuhkan usaha yang maksimal. Bukan saja biaya yang besar namun bagaimana kometmen kita menggarap potensi ini dengan serius dan tidak setengah-setengah,” tegas Deru.
Lebih lanjut dia mengharapkan Pemerintah Kabupaten OKU untuk tetap kompak dan koordinasi dengan pemerintah provinsi. Terutama dalam menggarap potensi daerah yang dapat dikembangkan menjadi icon daerah.
“OKU kita diakui sebagai daerah yang kaya dan memiliki sumberdaya lebih jika dibanding daerah lain,” tambahnya.
Keberadaan goa putri dan museum manusia purba goa harimau lanjut dia. Harus terus dikembangkan menjadi icon OKU yang dapat dijual.
“Meskipun mahal namun tetap harus dipromosikan. Bila perlu tumbuhkan metos yang dapat menarik perhatian para pengunjung,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati OKU Kuryana Aziz menerangkan, Pemkab OKU telah membangun kawasan Objek wisata goa putri ini secara bertahap. Mulai dari perbaikan sejumlah fasilitas untuk kenyamanan pengunjung serta sejumlah upaya melestarikan kondisi alam sekitar agar tetap terpelihara.
“Yang tidak kalah penting. Kita mendapatkan pendanaan dari pusat untuk membangun museum manusia purba goa harimau ini. Kerangka manusia purba yang ada di museum ini hannya replika saja. Sedangkan yang asli di simpan dan tidak untuk diperlihatkan pada pengunjung. Alasanya untuk Keamanan agar tidak dicuri,” tukas dia. Rip
Baca juga :  Cinta Bukan Kekasih

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita