oleh

Pagelaran Seni dan Budaya Ramaikan Festival Danau Ranau 

Kolom:Budaya|5 kali dilihat
NuansaKita – OKU Selatan : Gubernur Sumsel, Herman Deru secara resmi membuka Festival Danau Ranau XXII Tahun 2019 yang besisikan pagelaran seni dan budaya. Dipusatkan di  Dermaga Banding Agung Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan, Rabu (03/07).
Dengan mengenakan busana adat Bumi Serasan Seandanan Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi, diarak  menuju lokasi acara disambut dengan atraksi adat dari 19 Kecamatan di daerah setempat diantaranya tarian Serasan Seandanan dibawah asuhan Ketua TP PKK OKU Selatan Isyana Loneta Sari.
Herman Deru dalam arahannya mengakui keindahan Danau Ranau yang luar biasa yang merupakan anugerah yang diberikan ALLAH SWT. Karena itu dirinya atas nama pribadi dan Pemprov Sumsel mengucapkan terima kasih atas upaya yang telah dilakukan warga OKU Selatan yang telah mempertahankan tradisi budaya melaui Festival Danau Ranau.
“Terima kasih pada masyarakat OKU Selatan yang telah menerima para tamu dengan ramah. Kehadiran saya sebagai Gubernur di OKU Selatan ini juga merupakan bukti keterbukaan bagi kalangan warga dan usur pemerintahannya,” tegas dia.
Ia juga menegaskan, keinginan warga OKU Selatan yang berharap  destinasi pariwisata Danau Ranau maju, banyak pelancong yang datang baik dari dalam dan luar daerah. Karena itu dia meminta agar semua  budaya yang ada dapat ditampilkan dalam semua ajang seni budaya di samping itu masalah keamanan juga harus menjadi prioritas utama bagi para pengunjung.
“Kabupaten OKU Selatan merupakan salah satu daerah yang konsisten  dalam menjaga dan melestariskan  kearifan lokal di tengah-tengah derasnya gempuran budaya modern,” imbuhnya.
Bukan hannya kearifan lokal lanjut Herman Deru, kelestarian alam Danau Ranau yang tetap terjaga dengan baik begitu juga dengan PH dan debit air danau. Karena itu dia mewanti-mewanti agar investor yang masuk ke OKU Selatan tetap memperhatikan kondisi alam yang ada agar tetap lestari sebagai warisan bagi generasi mendatang.
“Air Danau Ranau ini bukan saja dinikmati oleh warga Lampung Barat dan OKU Selatan saja. Namun air Danau Ranau juga telah memberikan kesejahteraan bagi Kabupaten tetangga dengan ribuan hektar sawah yang terairi. Sehingga kian mengokohkan Sumsel sebagai lubung pangan. Untuk itu kami ucapkan terimakasih,” imbuhnya.
Dia berharap Festival Danau Ranau  kedepan dapat dijadikan agenda nasional. Untuk itu dia mengintruksikan Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel untuk berkoordinasi dengan Kementerian terkait.
“Pulang dari sini, Saya intruksikan pada Dinas Pariwisata untuk melakukan  koordinasi dengan kementerian terkait. Agar festival ini dapat menjadi agenda nasional. Karena itu kesiapan masyarakat sangat dibutuhkan. Begitu juga dengan Pemerintah daerah saya minta segera kaji terkait dengan tata ruang wilayah dikawasan Danau Ranau,” harapnya.
Bukan hannya itu dikesempatan ini gubernur juga menegaskan, Pemprov Sumsel memberikan perhatian yang besar pada Kabupaten OKU Selatan dimana jalan penghubung Muaradua-Ranau sudah diperbaiki. Ditambah lagi dengan Gubernur memberikan bantuan keuangan bersifat khusus  bersumber dari APBD Provinsi Sumsel Tahun 2019 sebesar Rp 29 Miliar.
“Infrastruktur Sumsel secara bertahap akan kita perbaiki sehingga pada tahun  2020 tidak ada lagi keluhan masyarakat atas buruknya infrastruktur jalan di Sumsel. Hari ini Saya membawa olah-olah untuk warga OKU Selatan berupa uang Rp 29 miliar yang dapat digunakan untuk membangun di daerah ini. Kedepan akan saya tambah lagi. Sebagai wujud perhatian,” tukas dia. Rip
Baca juga :  Sumsel Siapkan Blue Print Pembangunan Berkelanjutan

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita