oleh

Peserta Ranau Fondo Asal Singapura Memuji Akse Jalan yang Mulus

Kolom:Budaya|8 kali dilihat

NuansaKita – OKU Selatan : Dari ratusan peserta yang ambil bagian dalam kegiatan bersepeda sambil berekreasi Sriwijaya Ranau Gran Fondo, kemarin (09/11), di Kabupaten OKU Selatan, ada kehadiran sosok salah seorang peserta yang cukup menyita banyak perhatian masyarakat.

Sosok tersebut adalah Robert Wong. Ia merupakan satu dari tiga peserta Ranau Fondo asal luar negeri yakni Singapura yang ikut meramaikan event Ranau Fondo perdana di Sumsel. Sebagai peserta, usia Robert Wong tak bisa lagi dikatakan muda, karena sudah mencapai 73 tahun.

Namun demikian hal itu tak menjadi persoalan baginya. Meski harus menempuh perjalana sejauh 115 km, dirinya tetap yakin bisa finish bareng peserta lain yang rata-rata berusia masih muda. “Umur saya memang sudah 73 tapi saya yakin bisa finish. Harus finish,” ujarnya bersemangat.

Baca juga :  Kementrian KOMINFO Dorong Masyarakat Sumsel Menggunakan Tanda Tangan Digital

Menurut pria ramah tersebut, meski baru pertama kali menginjakkan kaki ke Kabupaten OKU Selatan Sumsel Ia mengaku sangat terhibur dan senang. Terutama oleh keramahan yang disuguhkan oleh masyarakat setempat. Selain memuji kulinernya yang enak, pria yang sudah 20 tahun menggeluti kegiatan road bike ini mengaku senang dengan kesegaran udara di sekitar danau dan akses jalan yang bagus.

“Masyarakatnya friendly, semua ramah-ramah. Makanannya juga enak-enak, terutama ikan bakarnya saya suka sekali. Udara disini juga sangat segar akses jalannya sangat baik sekali dan bagus,” ujar dia.

Sejak 20 tahun menggeluti kegiatan ini, banyak daerah yang sudah dikunjungi Robert Wong seperti Danau Toba di Medan, Bali bahkan Pulau Sumbawa. Menurutnya keindahan Danau tak kalah dengan wisata di daerah-daerah tersebut.

Kemeriahan Sriwijaya Ranau Gran Fondo rupanya tak hanya berhasil memincut para road bike dari luar negeri. Beberapa putra daerah, yang merantau bahkan rela pulang kampung untuk bisa berpartisipasi dalam event bergengsi ini.

Seperti diungkapkan salah seorang peserta bernama Yoan, 26. Pria berkulit putih yang sehari-harinya bekerja dan menetap di Jakarta ini mengaku sengaja izin cuti dari kantornya untuk ikut bersepeda sambil berekreasi dengan ratusan peserta lainnya.

Menurut Yoan, tak hanya menyehatkan badan, Ia sengaja ikut kegiatan bersepeda sambil berekreasi ini juga sekaligus refreshing menyegarkan pikiran dan pulang kampung.

“Kebetulan kemarin pas mau cuti mudah, jadi sekalian ikut soalnya ini perdana kan. Sepertinya asyik, makanya bela-belain ikut sekalian mudik. Saya aslinya OKU Timur tapi memang bekerja di Jakarta,” ujar Yoan.

Baca juga :  Semarakkan Fashion Muslim Dengan Pameran Mall to Mall

Sebagai putra daerah, Yoan mengaku sangat bangga denga  diadakannya event seperti ini. Iapun berharap Sriwijaya Ranau Gran Fondo ini terus digelar berkelanjutan kedepan dengan pengemasan yang lebih menarik.

Meski masih ada kekurangan disana sini semisal fasilitas penginapan dan lainnya, Ia menilai penyelenggaraan Gran Fondo sudah menjadi terobosan baru dari Gubernur Sumsel Herman Deru yabg patut diapresiasi.

“Harapan kita ke depan tentu lebih baik lagi ya. Terutama fasilitas dan akses untuk peserta harus lebih dilengkapi. Tapi sejauh ini sudah baik sekali ini apalagi untuk penyelenggaraan perdana,” tukas dia. Rip

Baca juga :  Wilayah Kumuh Kota Palembang Jadi Beban Sosial

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita