oleh

Dinaskertran: Tenaga Kerja Tidak Kompeten Jelas Kalah Bersaing

Kolom:Ekonomi|13 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Sebanyak 50 peserta mengikuti seleksi daerah calon kompetitor Asean Skills Competition (ASC) XII tahun 2017 untuk mengadapi persaingan di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Dalam ASC 2017 tersebut, sebanyak lima kejuruan diperlombakan yakni Design Grafis, Automobile Technology, Electronic, Electronic Instalation, serta Refrigeneration and Air Conditioning.

Seleksi yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) nantinya masing-masing juara di tiap kategori akan diikutsertakan pada ajang yang sama untuk tingkat nasional yang akan digelar September mendatang.

Baca juga :  Pendamping Desa : Dari Asap Cair (1)

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Dinaskertran Sumsel, Yasrowi mengatakan, setiap tenaga kerja Indonesia harus memiliki keahlian dan keterampilan agar memiliki daya saing.

“Kalau tenaga kerja kita tidak memiliki kompetensi di dunia kerja ya jelas akan kalah dengan tenaga kerja dari luar,” ucapnya saat diwawancarai disela pengumuman seleksi daerah ASC 2017 di Hotel Imara Palembang, Rabu (19/4).

Lanjut Yasrowi, melalui ASC tersebut pihaknya menilai hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk peningkatan kompetensi dan berdaya saing.

Baca juga :  Usai Diresmikan Jokowi 15 Juli, LRT Bakal Mulai Beroperasi

“Kalau tenaga kerja kita sudah memiliki kompeten pasti sanggup bersaing. Namun jika tidak punya kompetensi di bidang masing masing otomatis kalah sama tenaga kerja asing, terlebih sekarang sudah era MEA,” terangnya.

Dengan adanya ASC tersebut, tambahnya, diharapkan tiap peserta minimal dapat memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing dan mudah mencari pekerjaan.

“Untuk yang juara biasanya langsung dilirik oleh berbagai perusahaan. Tapi memang persaingan di tingkat nasional jauh lebih sulit,” tukasnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita