oleh

DPD REI Sumsel Akui PP Nomor 64 Tahun 2016 Lebih Memudahkan Pengembang

Kolom:Ekonomi|16 kali dilihat

NuansaKita – Palembang :  Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sumatera Selatan (Sumsel) berupaya meningkatkan target pembangunan rumah untuk kalangan menengah ke bawah dan atas di tahun 2017.

Untuk target tahun ini pihaknya tidak mematok angka tertentu, tapi tetap optimis bisa membangun sekitar 10 ribu unit, yang artinya naik dari 2016 yang hanya 8 ribu unit.

Selain itu DPD REI mengaku, dengan keluarnya PP No. 64 Tahun 2016 para pengembang lebih dimudahkan untuk membangun perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Daerah serta diberlakukannya penyederhanaan perizinan terkait pembangunan perumahan bagi MBR.

Baca juga :  Train Set LRT Sumsel Bakal Tiba di Palembang Pertengahan April 2018

Ketua DPD REI Sumsel Hariyadi Begawan mengungkapkan, minat pengembang untuk membangun MBR sudah cukup tinggi, apalagi dengan adanya PP nomor 64 tentu akan lebih menggairahkan pengembang karena perizinannya dipangkas. “Kalau pembangunan Rumah MBR di dalam pemkot dan kabupaten itu mengikuti PP nomor 64 jauh akan lebih mudah,” kata Haryadi pada awak media Jumat (10/03).

Ditambahkan dia, dengan adanya PP nomor 64 urusan administrasi bagi para pengembang lebih ringkas dan banyak kemudahan yang didapat. “Tapi yang jelas, sebelum keluar PP 64 saja minat pengembang mebangun MBR udah tinggi apalagi sekarang,” ujarnya.

Baca juga :  Gubernur Sumsel: Penyerapan Anggaran Penanggulangan Covid-19 Hampir 100 Persen Terserap

Haryadi menyebutkan, untuk daerah di Sumsel yang pembangunan MBR paling dilakukan yakni di kota Palembang, kabupaten Banyuasin, kota Lubuk Linggai, Baturaja dan lahat.

“Kita berharap pembangunan rumah MBR oleh pengembang Spectnya dapat ditambah lagi sepertu plapon dan plester luar dan juga sarana prasarana umum ditambah lagi,” harapnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita