oleh

Gubernur Sumsel Minta Dana CSR Bantu UMKM

Kolom:Ekonomi|37 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Derasnya budaya modern masuk ke Indonesia di tengah pesatnya kemajuan teknologi dewasa ini kalangan anak muda atau generasi millenial diharapkan tetap memiliki jati diri yakni menanamkan sikap peduli dengan lingkungan sekitar.
Harapan tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru  saat hadir dalam perayaan HUT ke-6 Forum CSR Kesos Sumsel dan HUT ke-1 CSR Millenials Kesejahteraan Sosial Sumsel degan tema “Harmony and Colaboration with All Generation In South Sumatera di Palembang, Sabtu (07/12).
Ia menegaskan, pengaruh dari berkembangnya teknologi bagi generasi milenial  dikhawatirkan akan menggerus rasa empati terhadap lingkungan sekitar. Untuk  itu dia meminta semua elemen masyarakat  untuk turut andil dalam kegiatan sosial membantu kaum dhuafa yang membutuhkan bantuan.

“Kepada seluruh elemen baik unsur  pemerintah, BUMN/BUMD, komunitas untuk  turut peduli  dalam terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dia menyebut keberadaan Forum CSR Kessos bertujuan mengkonsolidasikan, merencanakan, melakukan dan mengawasi CSR dari perusahaan kepada Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) dan masyarakat di lingkungan sekitar. Merangkul berbagai perusahaan yang ada di Sumsel dalam menyalurkan program CSR  agar tepat sasaran. Karena itu semua perusahaan swasta aktif dimintanya jangan malu mengeluarkan CSR meskipun jumlahnya sedikit.
“Jangan dinilai besar kecilnya. Jangan malu-malu keluarkan saja CSR. Walaupun kecil berikan saja . Karena tugas yang di emban Forum CSR ini untuk menghidupkan perekonomian masyarakat sesuai dengan  arah dan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam visi dan misi Sumsel Maju untuk Semua. Yakni hilang  kemiskinan di Sumatera Selatan,” tegas dia.
Sementara itu, Ketua Forum CSR Kesos Sumsel J Rianthony Nata Kesuma mengatakan, kegiatan yang digelar merupakan bagian dari upaya penggalangan dana atau donasi individu masyarakat baik yang bekerja dalam lingkungan perusahaan atau masyarakat umum.
“Kebaradaan forum ini adalah menjadi wadah menjembatani, memasilitasi dan mengkoordinir mengatasi masalah sosial. target tujuan sustanaible tour. Termasuk menanggulangi bencana dan kemiskinan serta lainnya,” tukas Rianthony. Rip
Baca juga :  Kendala Akses, Komoditi Sumsel Tidak Dapat Diekspor

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita