oleh

Harga Komoditas Menurun Picu Terjadinya Deflasi

Kolom:Ekonomi|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Perkembangan indeks harga konsumen Kota Palembang pada bulan Maret 2017 mengalami deflasi komoditas sebesar (-0,10 persen).

Kepala Badan Pusat Stastistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan Yos Sudarso mengatakan, Sepanjang Maret 2017 komoditas yang mengalami penurunan harga yang menyumbang andil deflasi terbesar di kota Palembang salah satunya, beras, caba merah,tarif pulsa, telur ayam dan tomat sayur.

“Berdasarkan pantauan harga selama bulan Maret 2017 pada 82 Kota, Induk Harga Komoditi (IHK) di Indonsia menunjukan 49 kota mengalami penurunan termasuk kota Palembang”, katanya diruang rapat BPS Sumsel, senin,(3/04).

Baca juga :  Sudah 61 Persen, Jembatan Musi VI Masih Terkendala Pembebesan Lahan

Yos menambahkan, untuk deflasi di kota Palembang bulan maret 2017 terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada 2 (dua) kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar (-0,47 persen), dan kelompok trasportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar (-0,27 persen).

Untuk Indeks yang mengalami kenaikan indeks harga yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok, tembakau sebesar (0,26 persen), kelompok sedang sebesar (0,18 persen), kelompok kesehatan sebesar (0,04 persen), kelompok perumahan dan air, listrik, gas & bahan bakar sebesar (0,02 persen).

Baca juga :  Pedagang Lorong Basah 16 Ilir, Tidak Akui Asosiasi Pedagang Kaki Lima Perwakilan Mereka

“Untuk perbandingan inflasi tahunan kota Palembang sendiri inflasi tahun kalender (kumulatif sampai dengan maret 2017) adalah sebesar (0,52 persen) lebih tinggi dari inflasi tahunan kalender tahun 2016 sebesar (0,43 persen), namun inflasi “year om year” (maret 2017 terhadap maret 2016) sebesar (3,77 persen) lebih rendah dari inflasi “year on year” (maret 2016 terhadap maret 2015) sebesar (4,89 persen),” kata dia.

Besaran angka ini diperoleh berdasarkan perhitungan inflasi pada kota Palembang dan kota Lubuk Linggau bulan maret 2017. Inflasi tahun kelender (kumulatif Sampai dengan maret 2017) adalah sebesar (0,58 persen). Selanjutnya inflasi “year on year” (maret 2017 terhadap maret 2016) adalah 3,71 persen.

Baca juga :  Semarakkan Fashion Muslim Dengan Pameran Mall to Mall

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita