oleh

Kabupaten Banyuasin Diminta Fokus  Kembangkan Pertanian & Perkebunan  

Kolom:Ekonomi|55 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Gubernur Sumsel, Herman Deru secara tegas meminta pemerintah kabupaten Banyuasin lebih fokus mengembangkan potensi unggulannya pertanian dan perkebunan. Terlebih, Banyuasin masuk peringkat empat penghasil beras tertinggi.
“Itu bukan gampang apalagi dari 500 kabupaten/kota di Indonesia. Artinya apa? Bupati dan jajaran tahu ini potensi. Fix potensi Banyuasin ini pertanian dan perkebunan. Jangan berubah lagi. Kalau ada yang lain bidang industri, wisata burung migran itu bonusnya,” tegas Deru, Sabtu (04/07).
Selain menyoroti potensi tersebut, dia juga mengapresiasi upaya Bupati Banyuasin dalam hal melakukan perbaikan infrastruktur untuk membangun Banyuasin yang lebih maju. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang gencar perlu dilakukan agar Banyuasin yang masih tergolong muda cepat menyetarakan diri dengan kabupaten lain.
“Tekad Pak Bupati itu sudah benar. Karena kita beda dengan di pulau lain seperti Jawa. Sebab mereka sejak zaman Belanda sudah membangun. Makanya kita harus tetap maju membangun. Modalnya kekompakan dan sinergitas pusat dan daerah,” kata Deru.
Selain dua hal itu, ia juga mengingatkan agar Bupati Banyuasin tidak sungkan mempublikasikan prestasi yang berhasil diraih. Selain untuk membanggakan masyarakat hal ini juga berguna menyemangati mereka yang sudah bekerja untuk kemajuan Banyuasin.
“Tegal Binangun kita bangunkan Rp10 miliar, Mata Merah juga Rp10 miliar. Kemudian Jembatan Rantau Bayur, 22 dermaga dan sekolah. Prestasi dan publikasi itu harus seimbang jadi masyarakat tahu apa yang dikerjakan dan mereka bangga juga,” jelas dia.
Meski tak bisa hadir langsung, Deru tetap memberikan hadiah istimewa pada HUT Banyuasin. Saat membuka pidatonya, dirinya juga membacakan Surat Ibrahim Ayat 7 untuk peserta video conference.
“Ini hadiah dari saya, agar semua jajaran di Banyuasin bersyukur. Semoga dalam menjalankan kepemimpinannya Bupati Banyuasin dapat membawa Banyuasin tidak hanya bangkit tapi maju pesat,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Banyuasin Askolani, mengatakan peringatan HUT di masa pandemi ini memang sengaja digelar secara sederhana. Namun, demikian hal ini tidak mengurangi visi misi mereka untuk menjadikan Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera dengan 7 program andalan.
Selama setahun lebih ini kata Askolani banyak hal yang telah dilakukan terkait 7 program tersebut. Diakuinya untuk membangun Banyuasin dilakukan sendiri apalagi hanya mengandalkan APBD.
“Keberhasilan pembangunan Banyuasin ini tidak lepas dari support pemerintah pusat dan Pemda yakni Gubernur Herman Deru. Termasuk pembangunan 7 ruas jalan dan jembatan. Meski kami akui ini masih belum sempurna,” kata Askolani.
Saat ini, kata Askolani, berdasarkan rekomendasi Kemendagri, dan Gubernur mereka menerapkan metode pinjaman sebesar Rp288 miliar untuk membangun tujuh ruas jalan di Banyuasin. Pihaknya berkomitmen pembabgunan tersebut dapat selesai tahun ini. “Proyeknya sudah jalan sekarang,” singkatnya.
Menjawab arahan Gubernur Sumsel soal pertanian, Askolani optimistis tahun deoan Banyuasin bisa masuk 3 besar kabupaten penghasil beras tertinggi.
“Kami yakin bisa menggeser kabupaten di pulau Jawa. Paling tidak bisa nomor 2 dan 3. Kita sangat punya potensi untuk itu karena lahan kita masih luas. Sementara mereka terbatas,” tukasnya. Rip
Baca juga :  Pemprov Kumpulkan Ratusan UMKM di Sumsel, Ternyata Ini Tujuannya

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita