oleh

LRT Palembang Gunakan Sistem E-Ticketing

Kolom:Ekonomi|61 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Proyek pengerjaan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Palembang yang ditargetkan selesai pada awal 2018 saat ini progress pembangunan telah berjalan 40 persen.

Untuk masalah desain moncong kereta yang dipermasalahkan oleh Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH beberapa waktu lalu nampaknya sudah selesai.

“Dak katek masalah. Perubahan moncong itu dak katek masalah. Itu dikerjakan PT INKA. Sudah di setujui bentuknya oleh mereka. Nanti kalau sudah mendekati final desainnya nanti akan dilaunching dalam waktu dekat. Kabid Perkeretaapian dan Pengembangan H Afrian Joni SE MM bersama saya akan datang melihat,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, H Nasrun Umar, Rabu (23/03).

Baca juga :  TPID Sumsel Perkuat Pengendalian Inflasi 2017

Sebelumnya Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH berharap PT INKA sebagai pemenang tender pembuatan gerbong kereta (trainset) harus benar-benar menampilkan hasil yang terbaik.

Alex Noerdin menyebutkan desain untuk trainset lebih modern dan tidak perlu ada corak yang berlebihan.

“Tampak depan keretanya jangan datar, tambahkan moncong depan agar kelihatan lebih canggih,” kata Alex Noerdin saat menerima Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI),  Edi Sukmoro terkait pembahasan pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Griya Agung.

Nasrun mengatakan pada rapat yang baru dilakukannya dengan PT KAI  membahas mengenai e-ticket.

Baca juga :  PAD Belum Capai 50 Persen, Dispenda Kejar Target

“Yang kita bahas tekhnisnya. Siapa yang menjadi investornya. Ternyata PT KAI sudah membuat usulan kerjasama dengan Pemprov Sumsel untuk menyelesaikan permasalahan ini, apakah nanti PT KAI dengan BUMD atau dengan Investor nanti kita bahas lebih lanjut. Pemprov dalam hal ini barangkali yang teridentifikasi oleh pimpinan daerah, Pak Gubernur dalam hal ini, ya mungkin adalah kaitan dengan E-Money tentu Bank SumselBabel, BUMD kita. Dalam perjalanannya apakah Bank SumselBabel, PDPDE berkolaborasi, seperti apa skimnya,” jelasnya.

Pemprov nanti dengan PT KAI bekerjasama dengan kompensasi apa, kata Nasrun, tentu dengan aturan yang sudah diatur. Dalam hal ini oleh pemerintah dan itu yang akan dilakukan untuk sistem E-Ticketing.

Baca juga :  Peluncuran Hari Belanja Diskon di Palembang Bersamaan Asian Games, Digelar Meriah

“Nah dari nilai investasi nanti mungkin turut mempengaruhi harga tiket. Kita harapkan dimasukkan kereta perintis atau pemberian subsidi. Yang jelas prinsip akhir kita adalah dengan dibangunnya LRT ini memberikan kenyamanan para pengguna jasa kita, masyarakat Sumsel, Palembang khususnya dengan harga terjangkau dan nyaman, selamat sampai tujuan,” kata dia

Ketika ditanya soal kisaran harga tiket LRT nanti, Nasrun buruan mengatakan dirinya belum bisa menyebut karena hal tersebut merupakan masih di tangan Bank SumselBabel.

“Belum, jangan, saya tidak berani. Hitung-hitungannya Bank SumselBabel,” ujarnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita