oleh

Minyak Kelapa Indonesia Hanya Mampu Penuhi 2 Persen Kebutuhan Global

Kolom:Ekonomi|5 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Kelapa merupakan salah satu komoditi perkebunan rakyat di Indonesia yang punya andil besar dalam sejarah perkembangan ekonomi Indonesia, kelapa pernah menjadi komoditas perdagangan global yang kuat terutama pada tahun 1880an hingga 1950an. Pada masa tersebut kopra yang diolah menjadi minyak kelapa mensuplai 16 persen atau urutan kedua dari kebutuhan minyak sayur dunia. Kini minyak kelapa hanya mensuplai 2 persen dari kebutuhan minyak sayur global berada pada urutan kedua terbawah, rabu (3/11).

Hal tersebut disampaikan Muhammad Asri selaku Sekretaris Jendral PERPEKINDO ( Perhimpunan Petani Kelapa Indonesia). Di perkirakan 300 ton atau 3 juta Butir kelapa per hari didistribusikan dari Palembang, baik itu untuk kebutuhan dalam negeri maupun untuk ekspor, yang berasal dari Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Musi Banyuasin, dan Ogan Komering Ilir (OKI), saat di temui diruanganya.

Baca juga :  Percepat Proses Pembukaan Rekening Investor, 98 Pelaku Industri Pasar Modal Segera Gunakan Perangkat Baca KTP Elektronik

Berkembang pesatnya industri pengolahan kelapa dunia mengakibatkan permintaan buah kelapa segar semakin meningkat dari tahun ke tahun, seiring dengan peningkatan produksi turunan kelapa seperti tepung kelapa, kosmetik, briket,  mebel , dan minuman berenergi yang semuanya berbahan baku dari kelapa, sayangnya pemerintah Indonesia belum memberikan perhatian khusus untuk mendorong pembangunan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk industri kelapa, ujarnya.

“Sudah banyak industri swasta pengolahan kelapa di Indonesia, tetapi belum menjamin dan memberikan kontribusi yang nyata untuk petani dan pemerintah, makanya Pemerintah memang harus mendirikan industri yang dikelola oleh negara sebagaimana amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945”.

Baca juga :  Kesejahteraan Ditingkatkan, Kinerja Pegawai Harus Optimal

lebih lanjut asri mengatakan. koordinasi dengan berbagai pihak harus terus ditingkatkan untuk memujudkan terbangunnya industri kelapa dinegeri ini, kita akan dorong bagaimana pemerintah dan petani serta pelaku usaha kelapa untuk bergotong royong membangun industri pengolahan kelapa dari hulu ke hilir. Petani penting untuk dilibatkan dalam setiap kebijakan pemerintah untuk memastikan ketersediaaan bahan baku kelapa seperti perluasan lahan, peremajaan dan perwatan lahan.
Selain itu, perlindungan terhadap petani khususnya petani kelapa harus terus ditingkatkan, kami bersama kawan – kawan di PERPEKINDO akan segera audensi dengan pihak DPRD propivinsi Sumatera Selatan untuk mendorong adanya Peraturan Daerah khusus untuk petani kelapa, agar keberlangsungan produksi kelapa mereka bisa terjamin, tegasnya. (rob)

Baca juga :  Kompentensi Tenaga Kerja Kita Lebih Rendah, Apindo Akan Buat Pelatihan

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita