oleh

Pertanian Perkotaan (Urban Farming) Kampung Cabe Keramasan.

Kolom:Ekonomi|20 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Palembang, Harrey Hadi MS memberikan bantuan bibit tanaman cabe untuk program kampung cabe kepada warga Kelurahan Keramasan Kecamatan Ketapati, Selasa (11/10).

Urban Farming itu adalah pertanian perkotaan contohnya ialah kampung cabe di keramasan, contoh kongkret pertanian perkotaan. Setiap anda jalan didepan rumah warga di keramasan terlihat ada lima 5 polybag tanaman cabe.

Program ini merupakan kerjasama Bank Indonesia dengan Dinas Pertanian dan Perikanan kota Palembang. Jadi Kita tahu bahwa inflasi khususnya di kota palembang hampir diseluruh Indonesia. Penyebabnya antara lain adalah salah satu komoditas yang sangat berfluktuatif adalah cabe. Oleh karena itu, dengan kerjasama Bank Indonesia dan Dinas Pertanian dan Perikanan kota Palembang ini kita berharap bahwa paling tidak menurut hemat kita (Pemkot), masyarakat yang pra sejahtera yg sebenarnya mereka sebenarnya membutuhkan pendapatan tambahan sekaligus juga dapat menutupi kebutuhan sehari-hari yaitu dengan cabe tadi.

Baca juga :  Dengan Seminar Lahirkan Generasi Emas untuk Hadapi MEA !

Mereka diberi tanaman cabe karena kita tahu, Palembang ini lahan sempit jadi satu-satunya yang kita bisa lakukan dengan memberikan mereka tanaman cabe dalam polybag. Setiap rumah tangga miskin itu kita beri lima polybag ada 5000 bantuan BI, disebarkan kepada hampir 308 kepala keluarga miskin dalam Kelompok Wanita Tani.

Harapannya tentu ini bisa memberikan bantuan stimulan yang akhirnya bermuara kepada peningkatan pendapatan pada masyarakat, yang lebih lagi menjaga inflasi. Ini beda dengan bantuan lain, biasanya bantuan itu hanya berikan bantuan setelah memberikan bantuan ditinggal. Kita sebelum bantuan bibit itu kita berikan dulu pengetahuan, pelatihan, pengawalan, penjelasan dan sebagainya sampai mereka suka dan tertarik dan ada keinginan, baru mereka masuk kedalam program ini jadi terseleksi orangnya, jadi bukan asal dikasih.

Baca juga :  Nasrun Tegaskan Angkutan Online Harus Buka Kantor Cabang

Setelah mereka itu dikawal sampai memetik sendiri, memupuk sendiri, memelihara sampai tanaman cabe sampai panen, setelah panen tidak selesai sampai disitu mereka ada pembukuan mereka catat berapa panen, berapa jual, berapa beli, berapa yang ditabung, berapa yang mereka beli lagi. Tidak stop sampai disini nanti bergulir lagi menjadi program berikutnya. Jelas Harrey

Untuk dikota Palembang baru ada dua kelurahan yang menjadi pilot project urban farming yaitu Kelurahan Keramasan dan Kelurahan Ogan Baru. Ungkap Harrey. (sibawaihi)

Baca juga :  HUT ke-71 OKI, Kejar Ketertinggalan dan Gapai Harapan

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita