oleh

PLN WS2JB, SKTT dan GIS Awal 2018 Selesai

Kolom:Ekonomi|12 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Unit Pemasangan Jaringan (UPJ) PT PLN WS2JB menargetkan pemasangan saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) dan Gas Insulated Switchgear (GIS) rampung di awal Februari 2018.

General Manager UPJ PT PLN WS2JB, Dady Murinho mengatakan, SKTT dan GIS yang dibangun memiliki masing-masing daya tegangan sebesar 150 kilo volt (KV). “Panjang SKTT yang dibangun sepanjang 35 kilometer, dengan kedalaman 4-5 meter,” ucapnya saat diwawancarai usai Groundbreaking SKTT dan GIS di Palembang, Selasa (23/5).

Untuk pemasangan SKTT, lanjut Dady, akan terkoneksi mencakup wilayah Gandus hingga ke kawasan Kenten. “Posisi SKTT nanti dari Gandus ke Kota Barat (wilayah Bukit), terus ke Kota Timur (wilayah Bom Baru) kemudian baru ke Kenten,” tambahnya.

Baca juga :  Pembeli Sepi, Pedagang Pasar Kuto Pilih Jualan Di Luar Lapak

Dikatakan juga, pemasangan kabel bawah tanah atau SKTT tersebut akan tersambung pada 2 GIS yang dibangun. “Dua GIS yang dibangun yakni di kawasan Demang Lebar Daun dan di Bom Baru. GIS ini juga merupakan sarana untuk menyalurkan listrik dari pembangkit Sumsel 5 yang ada di Bayung Lincir. Jadi, nanti akan disalurkan melalui transmisi di wilayah Betung, nanti dari Betung baru ke Palembang,” terangnya.

Dady juga mengungkapkan, investasi untuk pemasangan SKTT dan GIS tersebut mencapai Rp 1,8 triliun. “Investasi untuk yang di Palembang, kita memangun 2 GIS, kemudian SKTT termasuk Gardu Induk (GI) Jakabaring dan Gandus yang sudah selesai diperkirakan Rp 1 triliun. Dan kalau ditambah lagi dengan transmisi di Betung termasuk 2 GI besar diperkirakan 800 Miliar, jadi investasinya sekitar Rp 1,8 triliun,” jelasnya.

Baca juga :  PT. Bukit Asam Berbagi Dengan Masyarakat Kurang Mampu

Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi provinsi Sumsel, Robert Heri mengatakan, pembangunan SKTT dan GIS tersebut merupakan suatu momentum untuk perbaikan sistem kelistrikan di provinsi Sumsel, khususnya di Palembang.

“Ini yang pertama di Sumsel. Diharapkan kehandalan listrik ini betul-betul bisa dilaksanakan, sehingga tidak ada lagi pemadaman dan mampu mensupport pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang,” tuturnya.

Robert juga mengatakan, progress kebutuhan untuk Asian Games sudah sesuai jalurnya. “Semua on progres. Sarana penunjangnyanya, baik itu LRT, Jembatan termasuk pasokan listrik, semua sudah on progres. Kita harapkan sebelum pelaksanaan Asian Games 2018 semuanya selesai,” tutupnya.

Baca juga :  Train Set LRT Sumsel Bakal Tiba di Palembang Pertengahan April 2018

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita