oleh

PT. Baturaja Multi Usaha Khusus Distribusikan Semen ke Konsumen

Kolom:Ekonomi|241 kali dilihat

NuansaKita – Jakarta : PT. Semen Baturaja Tbk tunjuk PT. Baturaja Multi Usaha sebagai operator bisnis anyar ini, Baturaja Multi Usaha adalah anak perusahaan yang akan konsen mengurusi distribusi ke konsumen.

Dengan adanya PT. Baturaja Multi Usaha tidak lantas menghilangkan peran distributor lawas, mereka akan memegang sebagian jalur distribusi pemasaran semen Baturaja, ujar Zulfikri Subli, Sekretaris Perusahaan PT Semen Baturaja Tbk.

Catatan perusahaan, total produksi semen tahun 2015 mencapai 1,5 juta ton. “Kami menjadi distributor, bukan berarti menangani semua penjualan, harus dibangun unit baru yang mampu membantu pendistribusian semen tersebut, tambahnya.

Baca juga :  Awal 2017, PU BM Pastikan Perbaikan Jalan

Baturaja Multi Usaha akan mendapatkan misi khusus mendistribusikan semen ke lokasi yang belum dijangkau oleh mitra distribusi Semen Baturaja. Sasaran utamanya masih di Lampung, Palembang, dan Jambi.

Dengan strategi tersebut, Semen Baturaja menghitung,  pangsa pasarnya justru bakal meluas. Dus, volume penjualan semen perusahaan berkode SMBR di Bursa Efek Indonesia itu, bisa makin gemuk.

Hanya, Semen Baturaja belum membuat detail proyeksi kontribusi bisnis Baturaja Multi Usaha bagi total penghasilan kelak. “Harus ada kontribusi, cuma belum dihitung lebih terperinci,” katanya.

Sebagai gambaran, sepanjang tahun 2016 ini, Semen Baturaja menargetkan penjualan Rp 1,7 triliun. Mereka akan  membidik sejumlah proyek infrastruktur di Sumatera. Sebut saja proyek jalan tol Trans Sumatera, proyek Jembatan Ampera, dan proyek sarana olahraga Asian Games 2018 di Palembang.

Baca juga :  Minyak Kelapa Indonesia Hanya Mampu Penuhi 2 Persen Kebutuhan Global

Sebelumnya, manajemen Semen Baturaja bilang, permintaan semen untuk proyek jalan tol kemungkinan terealisasi semester II-2016. Sementara saat ini, Semen Baturaja baru memasok semen untuk proyek light rapid transit (LRT) Palembang.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan semen, Semen Baturaja akan memaksimalkan produksi hingga 1,75 juta ton pada tahun ini. Kapasitas produksi terpasang pabrik mereka sebesar 2 juta ton semen per tahun.

Target penjualan 2016 tadi lebih besar 16,44% ketimbang realisasi penjualan tahun 2015, yang sebesar Rp 1,46 triliun. Penjualan di Sumatera Selatan masih mendominasi pendapatan Semen Baturaja. Catatan penjualan di provinsi yang beribukota Palembang itu mencapai Rp 1,09 triliun.

Baca juga :  Kemenko Maritim Tinjau Pembangunan Integrated Cold Storage di Muba

Sisanya adalah penjualan dari daerah lain di Sumatara yang meliputi penjualan di Lampung sebesar Rp 337,49 miliar, penjualan di Jambi sebesar Rp 15,36 miliar dan penjualan di  wilayah Bengkulu senilai Rp 9,77 miliar.

 

 

 

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita