oleh

Sempurnakan Produk, Balitbangnovda Sumsel Buka Penerimaan Proposal Pendanaan

Kolom:Ekonomi|3 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Untuk mengembangkan sebuah produk yang belum perfect atau sempurna agar menjadi produk yang unggul, Badan Penelitian Pengembangan Inovasi Daerah (Balitbangnovgda) Provinsi Sumsel membuka kesempatan calon pengusaha pemula berbasis teknologi (CPPBT) dan perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT) penerimaan proposal pendanaan program Kemenristekdikti 2018.

“Kita membuka penerimaan proposal pendanaan. Jadi calon wirausaha bisa mengirimkan proposal ke Inkubator Balitbangnovda, dimana proposal bisnis dibuka sampai dengan 28 Desember 2017. Selain itu, bisa langsung menghubungi kontak person 0817628399 atas nama Hendrixon,” ucap Kepala Balitbangnovda Provinsi Sumsel Lukita Riati, Sabtu (01/12).

Baca juga :  Kesejahteraan Ditingkatkan, Kinerja Pegawai Harus Optimal

Kata dia, pendanaan bagi startup berbasis teknologi melalui program inkubasi bisnis oleh inkubator dan teknologi Balitbangnovda Provinsi Sumsel meliputi 8 startup dibidang pangan, kesehatan-obat, teknologi informasi dan komunikasi, energi, transportasi, pertahanan dan keamanan, bahan baku dan material maju.

“Jadi, Inkubator ini tujuannya untuk menciptakan pengusaha baru, melalui program inkubator ini jadi produk yang belum sempurna semisal kopi yang tadinya hanya bentuk bubuk, bisa disempurnakan kedalam sachet, ini yang akan dibina agar produk kopi sachetnya bisa masuk di Supermarket, ya syarat dibantu harus ada produknya,” jelas Lukita.

Bantuan pun, disampaikannya mencapai Rp500 juta dari Kementerian Ristek, namun akan diseleksi bagi seluruh CPPBT yang proposal usulannya diterima. Hasil penelitian dari lembaga penelitian inovasi yang sudah masuk akan ada sembilan tahapan, dimana pada tahan enam dan tujuh ada tingkat skema perusahaan pemula berbasis teknologi.

Baca juga :  PLN Buka Lowongan Lulusan SMA/SMK

Sejauh ini, baru tiga usulan CPPBT yang masuk seluruhnya dibidang kesehatan. Diantaranya inovasi dental chair serta yang sudah dimiliki Balitbangnovda seperti pengalengan pindang patin, mesin pencacah ternak dan teknologi baji rusa atau suplemen penggemukan sapi.

Setelah adanya usulan ini, Lukita berharap para pengusaha berbasis teknologi bisa menciptakan produk yang inovatif dan berdaya saing. Para pelaku usaha ini tidak hanya sekedar dibentuk, tetapi diciptakan dalam inkubator wirausaha, apalagi di Sumsel masih sedikit pengusaha yang memanfaatkan inkubator.

Baca juga :  Jajaki Pemulihan Lahan Gambut Terdegradasi, CIFOR dan Unsri Teken Kerjasama

Masih kata dia, hadirnya layanan inkubator teknologi bisa menjadi sarana bagi pelaku usaha berbasis teknologi, melalui sentuhan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi. Untuk menciptakan pengusaha yang memiliki produk unggulan, para startup harus mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.

“Balitbangnovda Sumsel juga telah meluncurkan produk souvenir dan mainan edukasi anak berbahan baku limbah kayu Kalimuru serta buku panduan praktis bercocok tanam hidroponik,” tukasnya. Rip


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita