oleh

Ucok Ajak Arsitek Sumsel Berikan Kontribusi Pada Pembangunan Sumsel

Kolom:Ekonomi|31 kali dilihat

NuasaKita – Palembang : Seiring dengan digelarnya musyawarah daerah yang ke sebelas, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Sumsel patut berbangga karena juga  bertambah 37 arsitek yang baru dilantik di Hotel Grand Zuri Palembang, Sabtu (25/3/2017).

“Alhamdulillah kita mendapat tambahan anggota baru 37 orang sehingga menambah arsitek di Sumsel. Sampai saat ini IAI Daerah 266 orang. Bersertifikat madya hanya 16 orang. Harapan kami cepat-cepatlah mengurus SKA. Kenapa lambat karena organisasi kita (untuk mendapatkan sertifikat) bukan hanya berbekal KTP, NPWP, Ijazah. Kita memiliki pola proses secara sistematis,” ungkap Ketua IAI Daerah Sumsel DR Zuber Angkasa.

Baca juga :  Sumsel Konsumsi 25 Ton Cabai Perhari

Zuber meminta agar LPJKP mengakreditasi arsitek yang benar-benar berkompeten. Jangan arsitek yang merekomendasi proyek bangunan itu yang abal-abal.

“Arsitek bukan ekslusif, ekslusif. Bukan menara gading. Juga bukan menara air. Tapi menara arti bisa menerangi yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Ir H Ucok Hidayat MT mengingatkan peran para arsitek untuk andil dalam pembangunan infrastruktur yang semakin giat di Sumsel.

“Seyogyanya Pak Gubernur yang hadir namun karena harus menghadiri rapat mengenai Asian Games di Jakarta sehingga saya mewakili beliau. Kita tahu Sumsel, Palembang menjadi tuan rumah Asian Games ke XVIII yang akan dihelat pada tanggal 18 Agustus 2018. Games itu bukan tujuan kita. Tapi infrastruktur itu. Pengembangan KEK merancang kota terpadu di Tanjungcarat yang perlu keahlian khusus kawan-kawan arsitek. Sumbangsih arsitek,” kata Ucok Hidayat

Baca juga :  Mawardi Yahya: Waspadai Inflasi di Akhir Tahun

Dalam kesempatan yang sama Ir H Syarifuddin mewakili pengurus LPJKP mengingatkan banyak tantangan 2018 jelang Asian Games. “Saya bersama Prof Anis Sagaf mempunyai program Kementerian PUPR. Dengan bekerjasama dapat mendukung ke depannya Sumsel menjadi tolak ukur yang maju. Dengan Musda ini kita dari LPJKP, tolong bukan hanya IAI saja, agar dicek Sertifikat keahlian dan sertifikat keterampilan,” singkatnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita