oleh

Aktivis 98 Sumsel Dukung Adian Menjadi Menteri Jokowi

Kolom:Headline|28 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Menyimak perkembangan dinamika politik pasca pertemuan Halal Bi Halal Aktivis 98 bersama Presiden Joko Widodo pada tanggal 16 Juni 2019 di Hotel Sahid Jakarta, dalam sambutannya Presiden Jokowi menyatakan akan mengangkat Aktivis 98 untuk duduk sebagai salah satu menteri di kabinet kerjanya yang akan datang, tentunya dengan kapasitas dan kapabilitas yg tertentu.
Nama Adian Napitupulu disebut peserta pertemuan tersebut untuk didapuk menjadi menteri. “Bung Adian sangat cocok untuk bekerja bersama Pak Jokowi dalam kabinet. Adian punya kriteria yang kuat dalam memimpin. Saya mendukung”, ujar Yudhi Habibie, ST mantan aktivis 98 yang dulu tergabung dalam FORMAS (Forum Mahasiswa Sumatera Selatan) Sebuah organisasi lintas kampus pada masa aksi demonstrasi mahasiswa tahun 98.
“Adian yang saya kenal merupakan organisatoris yang kuat, insting politik yang tajam, analisa yg berbasis data dan tentunya berkomitmen dalam memperjuangkan cita-cita reformasi 98”, sambut Yudhi.
“Bangsa ini butuh sosok yg berkomitmen penuh dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, Adian adalah salah satu aktivis 98 yang concern terhadap itu. Terlebih lagi beliau sudah duduk di parlemen sehingga sedikit banyak mengetahui cara kerja seorang menteri”, papar aktivis 98 asal Palembang yang kini menetap bekerja sebagai Pendamping Desa di salah satu Kabupaten di Sumatera Selatan.
“Kita aktivis 98 berharap banyak kepada Bung Adian yang bila akhirnya dipilih Presiden sebagai menteri tentunya menginginkan Indonesia lebih baik kedepannya”, tutup mantan Aktivis 98 ini dari kampus Universitas Palembang.
Seperti diketahui, Presiden dalam sambutannya yang dihadiri lebih dari 2000 aktivis 98 se Indonesia menyatakan belum ada aktivis 98 yang jadi menteri. Priode kali ini beliau membuka peluang agar aktivis 98 dapat menjadi menteri tentunya dengan berbagai kriteria yang cocok sesuai dengan hak prerogatif sebagai presiden.
Baca juga :  Mie Asal Korea Beredar di Palembang, BPOM Sumsel : Itu Tidak Mengandung DNA Babi

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita