oleh

Alex Noerdin Instruksikan Disnakertrans Sosialisasikan UMP Hingga Ke Lapisan Terbawah

Kolom:Headline|0 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin meminta agar kesepakatan atas besaran upah minimum provinsi Sumatera Selatan secara maksimal bisa dipantau bersama oleh pihak-pihak terkait terutama Dinas Tenaga Kerja.

Menurutnya, setelah surat keputusan (SK) mengenai besaran upah minimum provinsi (UMP) Sumsel ditandatangani minggu lalu, kedepan harus sama-sama mengawal, agar tidak terjadi hal yang tidak diharapkan ada perusahaan yang tidak menjalankan serta mengabaikannya.

Dijelaskan Alex, Penyesuaian UMP provinsi Sumsel 2017 telah disetujui, yakni sebesar Rp2.388.000 juta, naik 8 persen dari UMP 2016 senilai Rp 2.206.000.

Baca juga :  Wasekjen PAN Berikan Langsung Rekomendasi Untuk HarFit

“Kesepakatan itu harusnya dikawal, agar satu sama lainnya tidak saling dirugikan, sebab perusahaan harus mematuhi SK yang telah ditandatangani,” urainya, Senin (07/11)

Disampaikannya, memang harus diakui untuk kenaikan UMP 2017 tidak mencapai 10 persen, hal itu karena kondisi perekonomian yang sulit. Oleh karena itu dengan kondisi yang ada seperti saat inj, diharapkan dapat dimengerti oleh para pekerja.

“Saya minta tahap sosialisasi kenaikan UMP yang disepakati sebesar 8 persen ini, bisa dilaksanakan oleh Disnakertran Sumsel hingga kelapisan paling bawah secara baik,” tegasnya.

Baca juga :  Ishak Mekki Buka Seminar Ekonomi Syariah RTYD Sumsel

Lebih lanjut ia menegaskan lagi, agar semua bisa mematuhi dan bagi perusahaan yang melanggar dan tidak menaikan UMP sesuai kesepakatan dan ketetapan yang telah diputuskan melalui SK Gubernur tentu akan ada sanksi tegas.

“Tentu kalau ada yang melanggar akan ada sanksi tegas sesuai yang sudah diatur oleh undang-undang,” tutupnya. (juwita).


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita