oleh

Antisipasi Virus Zika, Dinkes dan Kantor Kesehatan Sumsel Perketat Pengawasan di Bandara serta Pelabuhan

Kolom:Headline|13 kali dilihat

Nuansakita – Palembang :  Saat ini virus Zika banyak melanda warga negara asing yang ada di Singapura, sehingga jika tidak diawasi secara baik dikhawatirkan akan masuk ke Sumatera Selatan bersama orang yang terinfeksi virus Zika.

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan Palembang memperketat pengawasan terhadap penyebaran virus Zika yang saat ini semakin meningkat.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Palembang, Marjunet, sabtu (03/9) saat memantau kedatangan penumpang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II mengatakan pihaknya akan terus melakukan pengawasan guna mengantisipasi penyebaran virus Zika.

Baca juga :  Pemprov Sumsel Siapkan Lahan Pembangunan Venue Motor Cross

“Kami lakukan pengawasan secara epidemologis di pintu kedatangan bandara dan pelabuhan, dan setiap penumpang yang datang dari luar terutama Singapura, akan didata mulai dari nama hingga alamat yang dituju selama di Palembang,” ujarnya.

Marjunet juga menjelaskan selain di Bandara Palembang,pihaknya juga akan mengawasi di pelabuhan setiap hari jika ada kapal yang keluar masuk, terutama dari Singapura. Untuk setiap kapten kapal, dia menegaskan pada Kapten kapal harus melaporkan bila ada kru atau awak kapal yang menderita sakit atau demam selama di perjalanan.

Baca juga :  Progres Capai 60 Persen, Proyek Jembatan Musi VI Dikebut

Diakuinya, Pendataan penumpang baik di Bandara atau pelabuhan itu penting karena untuk mengantisipasi jika orang tersebut terkena virus zika, maka dapat dilakukan observasi dan isolasi langsung. Selain itu virus Zika tidak bisa secara langsung dideteksi dengan singkat melalui thermoscanner yang ada di bandara dan pelabuhan. Baru bisa diketahui ada atau tidaknya Virus Zika setelah 5–10 hari masa inkubasi. “Makanya setiap penumpang yang datang dibandara harus mengisi formulir data yang telah kita siapkan sesuai tujuan yang jelas, biar jika ditemui ada masalah dikemudian hari maka mudah diteselusuri,” tutupnya. (juwita)

Baca juga :  Dampak Pandemi Covid-19, SKB CPNS Digelar Virtual

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita