oleh

ASN Dilarang Ikut Berkampanya, Plt Sekda Sumsel : Sanksinya Bisa Diberhentikan

Kolom:Headline|2 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah provinsi Sumsel menegaskan pemerintah provinsi Sumsel akan memberikan sanksi tegas bagi oknum pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ikut kampanye Pasangan Calon (Paslon) dalam Pilkada Sumsel.

Menurutnya, sesuai undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang disiplin pegawan dan  posisi ASN harus netral. “Semua di Sumsel  ada  sembilan kabupaten/kota plus provinsi sendiri yang melakukan pilkada, semua partai kan sudah melakukan penjaringan, ASN tidak boleh terlibat sama sekali,” tegas Joko saat diwawancarai awak media, Senin (05/06).

Baca juga :  Inilah Fasilitas Gratis dari Pemprov Sumsel di Tengah Pandemi

Ia menjelaskan, bagi ASN yang ikut berpolitik dan menjadi juru kampanye harus mengundurkan diri terlebih dahul sebagai pegawai negeri sipil karena ada sanksi tegas bagi ASN yang berpolitik sesuai UUNomor 5 tahun 2014 tentang ASN yaitu PNS yang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik akan dijatuhi  hukuman berupa diberhentikan dengan tidak hormat.

“Ya harus pilkada harus berjalan demokratis dan bagi siapa ASN yang mendaftar saat itu harus mengundurkan diri, ASN sangat tidak boleh tergabung dalam tim kampanye, siapa yang ketahuan akan kita proses, sanksinya secara bertahap  dan yang paling akhir sanksinya diberhentikan,” tutupnya.

Baca juga :  Kagumi Kemajuan Sumsel, APTISI Siap Sukseskan Asian Games 2018

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita