oleh

FPMPR Desak Tutup PT SUN Sawit

Kolom:Headline|226 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Puluhan massa yang menamakan diri Front Perjuangan Mahasiswa Progresif Revolusioner Sumatera Selatan (FPMPR), mendatangi kantor DPRD Sumsel, mengadukan persoalan keresahan warga desa Lingkis, Muara Batun dan Talang Cempedak,  adanya dugaan pencemaran lingkungan Oleh PT. Sun Sawit yang tidak melakukan pengelolaan limbah pabrik sawit secara baik, jumat (10/11).

Akibat tidak adanya IPAL (Instalasi pengelolaan Limbah) yang baik,  menimbulkan bau busuk yang meresahkan warga desa , dan juga diduga PT Sun sawit telah melakukan pelanggaran peraturan perundang-undangan terkait permasalahan Amdal, ujar koordinator aksi Syah Reza Fahlevi.

Baca juga :  Freeport Harus Berikan Divestasi Saham 51 Persen Pada Pemerintah

Sementara itu, Mukri AS Pamulutan orator aksi. Mendesak kepada DPRD Sumsel  agar menindaklanjuti aspirasi warga desa Lingkis, Muara Batun dan Warga Talang Cempedak atas keresahan warga terhadap kejahatan ekologi yang dilakukan oleh PT.Sun Sawit dan juga mendesak kepada gubernur Sumsel untuk mencabut izin operasional PT.Sun Sawit tersebut, karena terindikasi mengangkangi Undang-Undang lingkungan hidup No.23 tahun 1999, tentang pengelolaan lingkungan hidup, tukasnya.

Aksi FPMPR ini di terima langsung oleh Sekretariat Dewan DPRD Provinsi Sumsel, Ramadhan S Basyeban.  Dan beliau berjanji akan menyampaikan tuntutan warga kepada komisi terkait, saat ini komisi terkait tidak ada karena sedang melakukan kunjungan kerja keluar kota, tegasnya.

Baca juga :  Rumah Sakit Fatimah Jadi Rujukan Pengobatan Jantung

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita