oleh

Grab Diminta Ikut Promosikan Produk Halal Sumsel

Kolom:Headline|2 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Keberadaan angkutan trasportasi umum berbasis online di Sumatera Selatan (Sumsel), diharapkan dapat memberikan nilai lebih bagi masyarakat. Di samping itu  keberadaan trasportasi namun juga harus didukung dengan keberadaan shelter halte di beberapa titik seperti lokasi  bus trans musi serta Light Rail Transit (LRT). Harapan itu diungkapkan Gubernur Sumsel Herman Deru ketika menerima manajemen Grab di ruang tamu gubernur, Rabu (25/09).
“Keberadaan Grab di Sumsel kita harapkan dapat mendukung program pemerintah bukan saja bidang transportasi melainkan bidang infrastruktur seperti pembuatan shelter halte,” tegas Deru.
Lebih lanjut dia meminta keberadaan Grab juga dapat menumbuh kembangkan industri kuliner halal  di Sumsel terutama di Kota Palembang dengan menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam  memperkenalkan produk-produk halal.  Disamping meningkatkan minat baca masyarakat dengan kelengkapan bahan bacaan di setiap shelter halte.
“Saya tidak hanya menginginkan shelter yang telah dibangun Grab mubazir begitu saja. Namun yang lebih penting Grab bisa berinovasi  dengan tampilan design shelter secara menarik. Shelter dapat juga  disediakan  buku bacaan, brosur dan sejenisnya,” tambahnya.
Ia berharap dengan banyaknya inovasi yang perbuat Grab, industri transportasi berbasis online di Sumsel akan lebih berkembang. Sebab selain memudahkan masyarakat biaya yang dikeluarkan juga tidak membebani.
Sementara itu, City Manager Grab Sumsel, Siswantoro dihadapan Gubernur menegaskan tujuan pembangunan shalter Grab di Kota  Palembang bagian dari dukungan pihaknya dalam membuat angkutan yang  terintegrasi (shelter halte) dengan transportasi umum lainnya.
“Sejauh ini sudah ada enam titik shelter halte Grab yang telah kita buat yakni Stasiun LRT, Bumi Sriwijaya, Stasiun Jakabaring, Polresta, serta DJKA, sesuai dengan arahan kementrian,” ujarnya.
Dikesempatan ini Grab Palembang  mengundang Gubernur, untuk hadir membuka acara Grab Indonesia Safety Riding menepis aksi kriminal dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.
Untuk diketahui tempat perhentian bus atau halte bus atau shelter atau pemberhentian bus merupakan  adalah tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang bus. Biasanya ditempatkan pada jaringan pelayanan angkutan bus. Rip
Baca juga :  Syahril dilantik, Alex Noerdin : 4 Lawang, Lah Kecik, Rawan, Buntu Pulo

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita