oleh

Herman Deru Bersama Forkompinda Semarakkan Peresmian Uang Baru Rp75.000 

Kolom:Headline|27 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Masih dalam rangkaian Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru didampingi oleh Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya beserta Forkompinda Sumsel mengikuti peresmian pengeluaran uang baru melalui aplikasi zoom di Griya Agung, kemarin.
Sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang rupiah, rupiah ditempatkan sebagai salah satu simbol kedaulatan negara yang harus dihormati dan dibanggakan oleh seluruh warga negara RI.
Oleh karena itu, rupiah ditetapkan sebagai uang negara kesatuan RI atau uang NKRI. Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah merilis uang rupiah edisi khusus Rp75.000.
Hal tersebut disampaikan, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara peresmian pengeluaran uang peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI dalam bentuk uang kertas Rp75 ribu yang dilakukan bersama Gubernur Bank Indonesia secara virtual.
“Momentum ini harus terus kita manfaatkan untuk menumbuhkan optimisme dan semangat terus-menerus untuk membangun dan mencapai cita-cita kemerdekaan, meskipun kita tahu di dalam perjalanan berbangsa dan bernegara, kita selalu akan dihadapkan pada berbagai tantangan dan kendala kehidupan termasuk menghadapi tantangan Covid-19,” ungkap Menkeu.
Dikatakan Menkeu, di dalam perjalanan sebuah bangsa dan negara yang kuat tidak berarti mereka lepas dari berbagai cobaan.
Namun, lanjut dia, yang paling penting bagaimana sikap sebuah bangsa dan negara di dalam menghadapi dan mengatasi cobaan dan tantangan. Peringatan Kemerdekaan ke-75 tahun saat ini diharapkan merupakan simbol kebangkitan dan optimisme di dalam menghadapi tantangan yang luar biasa saat ini.
“Kalau kita melihat ke belakang, kita mencari dan mendapatkan semangat yang luar biasa dari para pendiri bangsa dan estafet kenegaraan yang terus dipegang oleh para pemimpin dan bangsa Indonesia. Kalau kita melihat ke depan maka kita menatap kepada masa depan dengan optimisme serta semangat untuk terus memajukan bangsa dan terus membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menuntaskan seluruh perencanaan hingga pelaksanaan penerbitan uang peringatan dalam rangka peringatan 75 Tahun Kemerdekaan RI. Semoga upaya kita selalu diridhoi dan mendapatkan jalan yang dirahmati oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkas Menkeu.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa rupiah sebagai mata uang tidak hanya berperan sebagai alat pembayaran yang sah namun lebih penting dari itu, rupiah adalah lambang kedaulatan negara.
“Rupiah adalah wujud kemandirian bangsa Indonesia. Setiap lembar rupiah, mengandung identitas dan karakteristik kita sebagai Bangsa Indonesia yang harus kita jaga, lestarikan dan banggakan,” tuturnya.
“Sebagai wujud syukur atas kemerdekaan itu pada peringatan 75 tahun Kemerdekaan RI, Pemerintah dan Bank Indonesia hari ini mengeluarkan uang peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI. Sebagaimana disampaikan oleh Ibu Menkeu tema dan makna filosofis dari uang peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI adalah mensyukuri kemerdekaan, memperteguh kebhinekaan dan menyongsong masa depan gemilang,” tukas dia. Rip
Baca juga :  Benny Ramdhani : DPD RI Dorong Pemerintah Stimulasi Roh UU Desa

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita