oleh

Jawa Timur Tingkatkan Transaksi Dagang di Sumsel

Kolom:Headline|2 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Joko Imam Sentosa secara resmi membuka kegiatan Misi Dagang dalam forum ” Temu Bisnis Provinsi Jawa Timur ke Provinsi Sumsel di Kota Palembang”, berlangsung di hotel Daira Palembang, Kamis (9/3).

Di kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan transaksi dagang antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Sumsel. Di kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur hadir di Palembang dengan membawa 20 lebih para pelaku UKM.

Hadir juga pada acara pembukaan, Kapala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Ir. Permana MMA, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel Ahmad Rizali, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Drajat Irawan, SE., MT. serta Penanggungjawab kantor perwakilan dagang Jawa Timur di Kota Palembang, Ir. Zarkawi Lubis.

Baca juga :  Wagub Sumsel Ingin ODP Covid-19 Nyaman di Wisma Atlet

Plt. Sekda Provinsi Sumsel Joko Imam Sentosa mengatakan, Provinsi Sumsel menjadi salah satu daerah tujuan untuk memperluas jejaring usaha UKM asal Provinsi lain salah satunya Provinsi Jawa Timur, karena terdapat peluang besar di Sumsel dalam memperluas pemasaran.

Menurut Joko Imam Sentosa, kerjasama antara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Sumsel sangat luas ruang lingkupnya, dan masih banyak potensi yang perlu di eksplorasi lebih jauh untuk meningkatkan manfaat bagi kedua daerah.

“Perlu adanya inisiasi dalam mengoptimalkan dan mengakselerasi misi dagang serta pertemuan kelompok bisnis keduanya, khususnya UKM dan para pengusaha, pemerintah daerah akan memfasilitasi,” ungkapnya.

Baca juga :  Tujuh Anggota TNI Terlibat Narkoba, Pangdam II Sriwijaya: Kita Pecat

Lanjut Joko Imam Sentosa, melalui kegiatan misi dagang ini dirinya mengharapkan agar memeberikan dampak dan manfaat bagi masing-masing daerah, terciptanya akses pasar, promiso produk UKM unggulan, serta meningkatkan jejaring pemasaran.

Langkah ini kata Joko Imam Sentosa, sebagai rangkaian identifikasi produk potensial untuk kenaikan level pelaku UKM yang sebelumnya mikro menjadi kecil, yang kecil menjadi menengah, hingga tercipta kemandirian pelaku usaha yang dapat menopang ekonomi daerah.

“Kita akan membantu dan menfasilitasi agar produk keduanya mampu diterima di pasar secara regional maupun global. Hari Senin nanto kita lakukan rapat bersama membahas potensi dagang kedua Provinsi yang bisa di kongkritkan,” ujarnya.

Baca juga :  374 Calon Bibit Unggul Ikuti O2SN

Sementara, Kapala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Permana mengatakan, transaksi dagang Sumsel dan Jawa Timur masih tergolong sedikit. untuk itu, pihaknya akan mengupayakan meningkatkan peluan-peluang baru serta khususnya untuk 5 komoiditi yang sudah berjalan selama ini seperti Karet, Batubara, Kopi, Sawit. Kedepan akan akan dikembangkan ke komoditi lainnya seperti perikanan di Sumsel yang saat ini cukup baik.

“Kita menargetkan sebesar-besarnya komoditi yang sudah ada dan akan ditambah lagi sehingga lebih variatif. Seperti Jawa Timur memiliki komoditi Garam, dan Sumsel sendiri kekurangan, dari hasil pemantauan setok garam Sumsel hanya cukup untuk dua bulan kedepan. Jadi, salah satunya ini yang mungkin akan dikentalkan, apalagi kedua Provinsi memiliki Gubernur yang sangat berprestasi,” tukasnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita