oleh

JKN-KIS Dampingi Lamiah di Usia Senja

Kolom:Headline|10 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan bukti nyata hadirnya negara dalam menjamin kesehatan masyarakat Indonesia. Melalui program tersebut, masyarakat miskin dan tidak mampu didaftarkan dan dibiayai pemerintah sebagai peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Dengan demikian, mereka tak perlu khawatir jika sewaktu-waktu jatuh sakit karena telah terlindungi Program JKN-KIS.

Lamiah (85) adalah peserta PBI yang didaftarkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial. Wanita baya ini telah lama menderita darah tinggi. Saat dijumpai, Lamiah tengah mengantri di salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk memeriksakan kondisinya.

Baca juga :  Wagub Minta Dirut Baru PT SMS Sokong Pertumbuhan Ekonomi Sumsel

Ia pun menuturkan bahwa sejak terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, dia merasa sangat terbantu. “Sebelum ado kartu ini aku men nak berobat bayar, kadang duit dak katek, cakmano nak berobat. Tapi sejak ado kartu ini dak lagi aku bayar biaya berobat, dateng bae aku men nak barobat (Sebelum ada kartu ini saya kalau mau berobat bayar, padahal kadang uang tidak ada, bagaimana mau berobat. Tapi sejak ada kartu ini, saya tidak perlu lagi bayar biaya berobat. Tinggal datang saja kalau mau berobat-red),” kata perempuan yang murah senyum ini, Jumat (08/02).

Baca juga :  Kepala Staf Kepresidenan Pantau Progress Pembangunan LRT

Di usianya yang sudah senja, Lamiah bercerita jika dirinya sering lupa membawa kartu JKN-KIS miliknya. Beruntung para petugas FKTP tempatnya terdaftar berbaik hati membantu menyimpankan fotocopy kartu JKN-KIS milik Lamiah, sehingga bisa dipergunakan ketika dirinya datang berobat.

“Mokaseh nian aq pak la di enjuk kartu ini. Dak pening lagi aku mekerke biaya berobat (Terima kasih banyak pak, saya sudah dikasih kartu ini. Saya tidak harus pusing lagi memikirkan biaya berobat, red),” ucap Lamiah kepada Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang Andi Ashar yang pada saat bersamaan tengah melakukan supervisi di FKTP tersebut.

Baca juga :  Pilgub Sumsel 2018, Ini Pesan Alex Noerdin

Puas dengan pelayanan yang didapat dari fasiltas kesehatan membuat Lamiah tetap semangat dan telaten menjalani pengobatan. Di usia yang tak lagi muda, Lamiah harus mengonsumsi obat secara rutin. Beruntung semua sudah dijamin oleh Pemerintah melalui Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan.

Lamiah pun berharap agar program JKN-KIS ini dapat semakin memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. Rip


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita