oleh

Kemenag Sumsel: PTSP Jangan Sekadar Formalitas

Kolom:Headline|89 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Sumsel H. Abadil, meminta keberadaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan di Madrasah Tsanawiyah (MTsN) 3 Lahat.
“Keberadaan PTSP jangan hanya sebatas formalitas belaka. Jangan sekadar menjalankan perintah atasan yang meminta setiap unit kerja memiliki PTSP. Namun lebih dari itu, keberadaan PTSP hendaknya benar-benar memberikan dampak nyata dan positif dalam peningkatan kualitas pelayanan,” tegas Abadil usai meresmikan keberadaan PTSP MTsN 3 Lahat, belum lama ini.
Untuk memberikan kenyamanan dan kepuasan terhadap masyarakat dan warga madrasah sendiri, hal-hal kecil namun penting harus diperhatikan.
Sebagai contoh, dikatakan dia, adalah adanya standar operasional prosedur yang jelas di setiap jenis layanan, penyediaan fasilitas yang memenuhi standar, serta keramahan pegawai front office.
“Ruang yang sejuk atau sekadar senyuman dan keramahan dalam menyapa, sepertinya hal sepele. Namun amatlah penting. Hal inilah di antaranya yang harus diperhatikan. Yang pasti, harus ada beda pelayanan antara sebelum dan sesudah adanya PTSP,” terang dia.
Dalam kesempatan itu, dia juga meminta seluruh aparatur Kementerian Agama agar menjaga marwah (kehormatan) dan citra baik Kementerian Agama. Sebab, Kementerian Agama merupakan salah satu instansi yang selalu disoroti masyarakat.
“Kita itu seperti kertas putih, ada noktah sedikit saja, akan jelas terlihat. Untuk itu, jagalah akhlak, perilaku, dan etika. Jangan sampai melakukan hal negatif yang bisa menodai citra Kementerian Agama. Jangan lupa jaga kekompakan dan kesolidan dalam bekerja,” pesannya.
Sementara itu, Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Sumsel, Saefudin menambahkan, PTSP merupakan salah satu prioritas yang digalakkan Kemenag Sumsel dalam upaya peningkatan kualitas layanan.
Menurut dia, Subbag Humas sendiri tengah melakukan evaluasi terhadap keberadaan PTSP di seluruh satuan kerja (Satker) Kemenag kabupaten dan kota se-Sumsel.
“Meski pandemi Covid-19, hal itu tidak menghalangi proses evaluasi. Kita sudah mendata dan menilai seluruh PTSP yang ada di Kemenag Sumsel. Apa saja kekurangan dan kelemahannya sehingga bisa dibenahi. Kita juga akan memberikan award untuk PTSP terbaik,” tukas dia. Rip
Baca juga :  Sekolah SD Banyak yang Rusak, Ini Kata Kadisdik Palembang

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita