oleh

Kesbangpol, Hati – Hati Paham Terorisme Masuk di Perguruan Tinggi

Kolom:Headline|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Dalam meningkatkan pelibatan mahasiswa dan birokrasi kampus dengan upaya membangun sinergitas pencegahan paham radikalisme dan terorisme di perguruan tinggi, maka diadakan Sosialisasi pencegahan oleh Kesbangpol provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Grand Atiyasa, Rabu (05/04).

Ketua bidang Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Hukum (Ekososbudkum) UIN Raden Fatah Muhammad Adil mengungkapkan sosialisasi pencegahan dilakukan untuk civitas akademika dalam memberikan pemahaman yang baik tentang paham radikalisasi dan teroris terhadap kampus terutama pada mahasiswa.

Lanjut Adil, Kegiatan ini nantinya akan disosialisasi kepada organisasi-organisasi kampus untuk menciptakan Islam Rahmatan lil Alamin. Mahasiswa akan mendapat pemahaman yang utuh tentang bahaya radikalisasi dan terorisme.

Baca juga :  Kunjungi Pemprov Sumsel, Garuda Kabarkan Layanan Penerbangan Dibuka Kembali

“Mahasiwa sebagai agent of change, generasi yang mempunyai intelektualitas tinggi harus melakukan kegiatan yang dapat mendorong keaktifan seperti penelitian, melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) agar dapat bersosialisasi dan mengembangkan keilmuan, dari sana pola pikir akan terbentuk dan tidak melakukan hal-hal yang menyimpang, tegasnya.

Dalam hal ini, diperlukan sinergi dan perhatian, kepada mahasiswa dan tenaga pegajar untuk memberitahu kepada masyarakat awam supaya tidak mudah terpengaruh dengan ajakan atau ajaran yang tidak sesuai.

” Untuk di kampus, hal inipun harus disosialisasi kepada dosen-dosen untuk membuka mimbar-mimbar bebas bagi mahasiswanya untuk dapat mengemukakan pendapat, untuk menciptakan suasana terbuka,” tukasnya.

Baca juga :  Pemprov Sumsel Minta Penanganan Dampak Lain Covid-19 Juga Dilakukan

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita