oleh

Masyarakat Terdampak Covid-19 di Palembang Terus Dapat Bantuan Sembako

Kolom:Headline|30 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Di bulan yang penuh berkah ini, benar-benar dijadikan ladang dan peluang pahala bagi TP PKK Sumsel kepada sesama. Utamanya bagi masyarakat kurang mampu yang terpapar dampak Covid-19.
Seperti pada hari ke-8 Ramadhan 1441 H yang juga bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Sedunia, Jumat (01/05), Ketua TP PKK Sumsel, Feby Deru bersama Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel, Fauziah Mawardi mengulurkan bantuan tali kasih bagi Wahyudin warga RT 41 Kelurahan Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni, yang dalam kesehariannya mencari nafkah dengan mengayuh becak.
“Benar tadi kami memberikan bantuan tali kasih bagi pak Wahyudin yang mencari nafkah sebagai tukang becak. Apalagi tadi kami lihat anak pak Wahyudin pun mengalami keterbelakangan mental. Benar-benar ikut prihatin atas keadaannya,” kata Feby.
Ditambahkan dia, selain pak Wahyudin ada juga beberapa warga RT 41 Kelurahan Sei Selayur Kecamatan Kalidoni yang dijumpai secara langsung seperti Efni yang sehari-hari berjualan ikan asin, Hasbi yang bermata pencaharian dengan berjualan mie ayam, juga Rusli yang mencari nafkah dengan memulung barang bekas.
“Melihat ini semua benar-benar memprihatinkan apalagi dalam masa sulit seperti sekarang ini. Alhamdulillah kami terus berusaha dan berupaya untuk memberikan bantuan sembako. Memang ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap setidaknya dapat mengurangi beban mereka,” katanya.
Tak hanya memberikan bantuan sembako dan melihat langsung keadaan warga itu, Feby pun menyempatkan diri meninjau bank sampah yang ada di lingkungan tersebut. Apresiasi disampaikannya kepada Ketua RT setempat, Abdul Gofar yang telah berinisiatif mengadakan bank sampah untuk pemberdayaan ekonomi warganya.
Sementara itu, Abdul Gofar mengungkapkan jika ia tidak menyangka rombongan TP PKK Sumsel bersedia datang langsung dan menjumpai warganya yang kurang mampu.
“Terima kasih atas kedatangannya. Memberikan bantuan bagi kami. Di sini ada 350 KK yang sebagian besarnya mencari nafkah dengan berjualan, ada yang buruh lepas, juga ada yang memulung, dan pekerjaan serabutan lainnya. Kehidupan warga kami benar-benar terdampak akibat Covid-19,” tukas dia. Rip
Baca juga :  Jalankan Instruksi Jokowi, Sinergi Atasi Bencana Alam

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita