oleh

Mentan Stahrul Tawari Sumsel Ekspor 100.000 Ton Daging Pertahun

Kolom:Headline|7 kali dilihat
NuansaKita – Jakarta : Gubenur Sumsel, Herman Deru beranjangsana menemui Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, di kediaman dinas Menteri Pertanian, Komplek Widya Candra, Jakarta, Senin (06/01) sore.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Herman Deru mengungkapkan provinsi Sumsel mendapatkan tawaran untuk mengekspor daging sapi. “Sumsel selain sebagai pengekspor beras,  juga menjadi pengekspor daging sapi dengan kuota 100 ribu ton per tahun,” imbuhnya.
Hal tersebut menurut dia merupakan peluang yang  harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Karena Sumsel memiliki potensi yang besar di bidang pertanian dan peternakan, sesuai visi misi pemerintahan HDMY dalam memimpin Sumsel.
“Untuk ekspor pangan, ini kita ada tambahan lagi dengan pemilahan komoditas seperti jagung dan kedelai,” ujarnya.
Orang nomor satu di Sumsel ini juga menyampaikan rasa bangga dan optimisnya,  sebab dari hasil pertemuan bersama Menhub Budi Karya Sumadi terkait empat hal yang diusulkannya ke Kemenhub juga mendapat respon cepat dari Mentan Syahrul Yasin Limpo.
“Langsung ditindaklanjuti oleh pak Menteri Pertanian tentang keseriusan Sumsel sebagai pengekspor pangan,” katanya.
Pada kesempatan itu, dia mengharapkan agar Menteri Pertanian dapat turut andil dan berperan nyata membantu pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Sumsel,  terlebih lagi ia bertekad untuk mengubah sistem pertanian konvensional ke pertanian modern, sebagai salah satu program andalan untuk menekan angka kemiskinan di Sumsel.
Tidak hanya berkonsentrasi pada pertanian sawah, di sektor pertanian perkebunan kopi,  Deru pun telah memfokuskan dan memusatkannya di Pagaralam. “Kepada pak Menteri juga kita tadi mohonkan bantuan agar ada sertifikasi untuk membantu para petani kopi. Apalagi dengan adanya kopi jenis baru, kopi Basemah,” imbuh lelaki 52 tahun itu.
Di tempat yang sama, Menteri Syahrul Yasin Limpo mengatakan pihaknya mendukung program yang dilaksanakan Gubernur Herman Deru. “Prinsip, secara kebijakan Kementerian Pertanian siap mendukung pengembangan pertanian dan peternakan di Sumsel,” terangnya.
Sedangkan untuk pengembangan peternakan di mana Sumsel memperoleh penawaran sebagai provinsi pengekspor daging, ia meminta agar Gubernur Deru menyediakan lahan yang lebih besar untuk keperluan pengembangan dan  penelitian. “Kita berharap agar strategi pengembangan peternakan dan tanaman pangan di Sumsel bisa berjalan dengan baik,” tukas pria yang akrab disapa SYL.
Hal lain yang  juga harus diperhatikan,  dillanjutkan Menteri Syahrul Yasin Limpo adalah pendekatan secara keseluruhan dari hulu ke hilir, juga proses pengolahannya yang bagus, serta ketersediaan pasar yang luas. Rip
Baca juga :  Pertumbuhan Ekonomi di Sumsel Capai 5,68 Persen

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita