oleh

Menteri Nasir : Dunia Perguruan Tinggi Harus Hadapi Revolusi Cyber Digital

Kolom:Headline|4 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir mengatakan ke depan dunia pendidikan tinggi di Indonesia mau tak mau harus menghadapi revolusi cyber digital. Untuk itu dia mengajak semua mahasiswa, dosen dan unsur terkait lainnya sigap menghadapi perubahan ini.

Masih diakuinya sejauh ini problem pendidikan tinggi di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala di antaranya jumlah dosen yang relatif masih kurang. Kemudian infrastruktur yang belum memadai seperti ruang kuliah.

“Harapan saya perkuliahan ke depan kita dorong ke sistem online,” kata Menteri Nasir saat di Palembang, Selasa (13/02).

Baca juga :  Gelar Ground Breaking, Pasar Cinde Segera Disulap Jadi Pasar 18 Lantai

Sehingga, ia mengatakan, yang tadinya perbandingan dosen 1:30 untuk eksakta dan 1:40untuk sosial bisa didorong jadi 1:100 bahkan berbanding 1.000.

“Silahkan saja asalkan infrastruktur onlinenya siap,” terang dia.

Perkembangan informasi dan teknologi yang pesat ini harus cepat direspon oleh PT negeri maupun swasta mengingat saat ini APK PT Indonesia masih 31%.

“Sementara Malaysia sudah diangka 38%, Thailand 51% dan Korea yang sudah 92%,” tukasnya. Rip

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita