oleh

Mie Asal Korea Beredar di Palembang, BPOM Sumsel : Itu Tidak Mengandung DNA Babi

Kolom:Headline|17 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Bererdarnya pemberitaan mengenai temuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berupa empat produk mi asal Korea yang mengandung fragmen DNA babi. Produk tersebut sudah beredar di pasar karena sudah melakukan registrasi ke BPOM mendapat tanggapan BPOM Sumatera Selatan.

Kepala BPOM Sumsel Arnold Sianipar, mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan dan pengecekan pada 23 sarana diantaranya 3 sarana distributor dan 20 sarana retail. Arnold menegaskan pihaknya tidak menemukan mie asal korea yang beredar di Sumsel mengandung DNA Babi atai Fragmen.

Baca juga :  Tindak Lanjuti PP Nomor 18 Tahun 2016, Gubernur Sumsel Lantik Pejabat Baru

“Dari hasil pengawasan mie asal korea, sampai saat ini di lapangan belum ada ditemukan mie asal korea yang mengandung DNA Babi,” ucapnya saat menggelar jumpa pers di kantor BPOM Sumsel jalan Pangeran Ratu 5 Ulu, Selasa (20/6).

Ia menjelaskan, BPOM Sumsel secara berkala melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap sarana-sarana yang ada di Sumsel. “Kejadian ini tidak terjadi bulan ini saja, pada bulan Januari kemarin sudah kami lakukan pengawasan dan tidak ditemukan,” imbuhnya.

Arnold mengatakan, tidak ada larangan edar bagi produk yang mengandung DNA Babi asal dalam kemasan dicantumkan logo dan keterangan produk mengandung DNA Babi juga diletakan dalam tempat yang berbeda agar masyarakat bisa membedakan.

Baca juga :  1000 Lebih Petugas P2UKD dan P2UKK se-OKU Raya Dikukuhkan

“Selama dia memiliki tanda atau gambar babi dalam kemasannnya boleh beredar kecuali kalau mengandung babi tetapi tidak ditampilkan di kemasan, itu menyalahi aturan,” tukasnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita