oleh

Mukti Sulaiman : Tingkatkan Performance Pegawai, Tunjangan Fungsional Akan Diperbesar

Kolom:Headline|4 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Jabatan fungsional merupakan jabatan yang bertugas memberikan pelayanan fungsional berdasarkan keahlian dan keterampilan dalam menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam satuan organisasi

Sekretaris Daerah, Mukti Sulaiman mengatakan Saat ini perubahan birokrasi sudah lebih baik, dengan adanya dorongan dari pemerintah pusat untuk lebih berkembang lagi, hal tersebut ditunjukan dengan bertambahnya jumlah jabatan fungsional tertentu serta lebih banyak pemberian formasi CPNS untuk mengisi jabatan fungsional tertentu.

Oleh karena itu, Mukti mengharapkan agar PNS lebih meningkatkan prestasinya, bekerja keras, disiplin dan professional serta meningkatkan penguasaan teknologi dan informasi untuk melengkapi kompetensinya

Baca juga :  DUA HARI JELANG HARI RAYA IDUL FITRI 1441 H, POSPERA BAGIKAN BERAS KE 35.000 RUMAH TANGGA DI JAKARTA.

Namun, kata Mukti saat ini kendala yang dihadapi pemegang jabatan tersebut belum menunjukkan performance yang bagus apalagi jabatan fungsional tersebut termasuk banyak, ada ratusan.

“Kita ada 120 jenis jabatan fungsional, di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ada, bahkan ada yang ganda. Ada yang sudah menunjukkan performance tapi masih sedikit,” ujarnya usai membuka sosialisasi jabatan fungsional analis kebijakan di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Jumat (16/9).

Dijelaskan, analisa jabatan fungsional merupakan suatu jabatan fungsional yang memiliki dan harus memenuhi kriteria keahlian tertentu. “Kalau dia sarjana hukum, berarti dia jabatan fungsionalnya sebagai perancang perundang-undangan, kalau sarjana planologi dia perancang di bidang perencanaan,” jelasnya.

Baca juga :  Tindak Lanjuti PP Nomor 18 Tahun 2016, Gubernur Sumsel Lantik Pejabat Baru

Lanjut Mukti, disamping ada jabatan struktural, jabatan fungsional ini harus diperbanyak, tapi persyaratannya ahli tidak dia di bidang yang akan dijabatnya, karena ini tidak bisa dipaksa.

Menurutnya, tunjangan jabatan fungsional belum merangsang anggota, oleh karna itu nanti kita usulkan tunjangannya di perbesar, sehingga mereka akan terpacu untuk berprestasi. “Tunjangan jabatan fungsional bervariasi, ada tingkatannya. Paling rendah Rp1,2 juta,” tutupnya.(juwita)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita