oleh

Pameran Foto Refleksi 20 Tahun Reformasi

Kolom:Headline|4 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Ketua DPD Pospera Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar pameran foto refleksi 20 tahun reformasi dimana sejarah aksi mahasiswa 1998. Foto yang ditampilkan mengenai perjuangan mahasiswa pada zaman orde baru menuju reformasi, diharapkan dapat membuat kesadaran mahasiswa untuk menjadi generasi penerus bangsa yang maju dan kritis terhadap isu yang berkembang di masyarakat.

Pameran ini akan digelar ditiga kampus di Palembang pada 3-21 Mei 2018 mendatang. Mulai dari Universitas IBA, Universitas Taman Siswa dan satu kampus masih menunggu konfirmasi.

Baca juga :  9 UPTB Samsat Capai 100 Persen Target Pajak kendaraan Bermotor

Tumpal mengungkapkan, dengan menggelar pameran foto Perjuangan 1998, bahwa sejarah tidak boleh dilupakan dan menjadi pembelajaran kedepan harus lebih baik.

Tidak hanya itu, Tumpal menambahkan sebagai mahasiswa harus jadi yang terdepan untuk melakukan gerakan politik. Bukan untuk politik pragmatis, bukan praktis tapi gerakan politik mahasiswa. “Dengan politik mahasiswa yang mempunyai visi dan misi untuk politik yang netral sebagai modal untuk agen perubahan dan kontrol sosial,”tukasnya.

Lanjut Tumpal, Sentuhan refleksi ini diharapkan dapat menjadi kesadaran mahasiswa sebagai Agent of Change, Iron stock dan juga Social Control.Sebagai agen perubahan, diwajibkan untuk kritis dengan apa yang terjadi di sekitar. Jadi yang kita dorong adalah gerakan moralnya, tegasnya saat diwawancara usai pembukaan pameran foto di Kampus IBA Palembang, Jumat (04/05).

Baca juga :  KUR yang Sudah Tersalurkan di Sumsel Mencapai 35 Persen 

Salah satu pengunjung Renol dari IKA Fisip UNSRI mengungkapkan, bahwasannya dengan adanya pameran foto dapat memberitahu dan mengedukasi mahasiswa bahwasanya elemen mahasiswa harus bersatu dan berperan untuk perubahan negara Indonesia yang lebih baik.
Renol menambahkan, yang terpenting adalah di dalam diri harus mempunyai kesadaran bahwa kita adalah satu, karena perubahan dapat dilakukan oleh mahasiswa.

Lanjutnya, “Pentingnya membangun solidaritas antarmahasiswa seperti yang dilakukan tahun 1998 harus menjadi contoh untuk generasi kedepan, kalau ingin perubahan ya harus bersatu dan sadar akan peran mahasiswa sebagai fungsi kontrol.”pungkasnya.

Baca juga :  Belanja Negara di Sumsel Tahun 2020 Capai Rp45,3 Triliun

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita