oleh

Permintaan Tenaga Kesehatan Meningkat

Kolom:Headline|4 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Penempatan tenaga kesehatan keluar negeri dari tahun 2011 hingga 2015 telah mencapai angka fantastis yakni, 5.732 pekerja.Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pendayagunaan SDMK Luar Negeri Kementerian Kesehatan, Drg Giono Susilo MPh saat kegiatan perundingan perdagangan internasional di bidang jasa kesehatan di Hotel Aryaduta, Kamis (8/9).

Menurutnya, jasa kesehatan masuk sektor prioritas dalam perdagangan barang dan jasa yang dapat diunggulkan dalam pasar bebas ASEAN. “Sektor kesehatan dinilai sangat seksi. Diperkirakan tahun 2019 nanti jumlah permintaan tenaga kesehatan mencapai angka 13ribu, dan pada 2025 diperkirakan menyentuh angka 16ribu,” ucapnya.

Baca juga :  Tiket Nonton MXGP 2019 Dilaunching 24 Juni 

Diakuinya, memang banyak persiapan yang harus dilakukan agar sektor jasa kesehatan dapat bersaing di Asia. “Butuh peningkatan mutu pendidikan melalui akreditasi dan kurikulum internasional, uji kompetensi di akhir studi,” ucapnya.

Masih kata dia, harus ada harmonisasi standar kompetensi nasional serta penyesuaian nomenklatur internasional. “Persiapan harmonisasi kerangka kualifikasi Asean juga perlu, selain itu perlu adanya kerjasama dengan institusi pendidikan luar negeri,” jelas Giono .

Peningkatan dosen untuk tugas belajar, lanjutnya, harus bisa dilaksanakan. “Bisa melalui pengembangan program pendidikan dan pelatihan jarak jauh atau e-learning,” jelasnya.

Baca juga :  LPDB-KUMKM Berikan Pinjaman Dengan Bunga Kecil

Persiapan lainnya, perlu ada pembentukan komite pendayagunaan tenaga kesehatan ke luar negeri untuk mendapatkan sertifikasi internasional. “Mereka juga perlu pelatihan keprofesian, CPD, P2KB serta peningkatan peran konsil kedokteran Indonesia, majelis tenaga kesehatan, komite farmasi nasional untuk pembinaan dan peningkatan profesi, dan juga penguatan organisasi profesi,” tutupnya. (juwita)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita