oleh

PMI PALI Diminta Aktif Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Kolom:Headline|37 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Pandemi covid-19 adalah peristiwa menyebarnya penyakit corona virus 2019 di seluruh dunia. Wabah Covid-19 pertama kali dideteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok pada bulan Desember 2019. Kemudian ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO pada 11 Maret 2020.
Belum berakhirnya pandemi ini tentu saja merubah seluruh tatanan kehidupan, bahkan kini masyarakat harus melakukan adaptasi tatanan baru dengan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 secara taat dan patuh.
Karena itu, Ketua PMI Provinsi Sumsel, Feby Deru, meminta dengan tegas kepada para pengurus dan dewan kehormatan PMI Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang baru saja dilantik dengan Ketuanya Sri Kustina Heri Amalindo untuk masa bhakti 2020-2025 agar aktif menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat PALI.
“Selamat bertugas dan mengemban amanah untuk Ketua PMI Pali, Bu Sri Kustina. Tugas PMI adalah menjalankan tugas kemanusiaan. Terlebih di masa pandemi Covid-19, sosialisasikanlah dengan baik secara luas kepada masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan Covid-19 untuk selalu menggunakan masker atau face shield (tutup muka) guna meminimalisir penularan virus tersebut”, kata Feby dalam arahannya saat melantik Sri Kustina di Griya Agung, Jum’at (10/07).
Seringkali dengan berbagai informasi yang luar biasa, lanjut Feby, dapat menyebabkan simpang siur bagaimana pencegahan dan penanganan Covid-19 di masyarakat.
“Maka dari itu sosialisasikan kesehatan kepada pedagang dan pembeli misalnya ketika membagikan APD berupa masker dan face shield di pasar tradisional. PMI bisa melakukannya bersama para stakeholder,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, dalam waktu dekat PMI Sumsel akan melakukan bulan bhakti donor darah di tempat-tempat yang telah ditentukan. “Saya pikir PMI kabupaten/kota mungkin bisa mengikuti langkah ini. Donor darah dilakukan di tempat yang mudah dijangkau masyarakat seperti di perkantoran atau di tempat yang disediakan, tidak harus di kantor PMI-nya,  mengingat stok darah di PMI saat ini menurun,” bebernya.
Tak lupa, ia kembali menekankan pentingnya tugas PMI untuk menjalankan tugas kemanusiaan bagi sesama dan mewujudkan tujuh prinsip dasar PMI yang menjadi landasan.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten PALI, Sri Kustina, mengatakan dirinya merasa terhormat dan bangga dipercaya menjadi Ketua PMI Kabupaten PALI. Dia berjanji akan melaksanakan tugas yang diemban dengan sebaik-baiknya.
“Terima kasih Bu Feby telah melantik saya dan para pengurus juga dewan kehormatan PMI Kabupaten PALI periode 2020-2025. Kepercayaan ini harus kami jaga. Kami akan bekerja dengan giat untuk kemajuan PMI kabupaten Pali melibatkan kerjasama dengan semua pihak terkait,” ucap dia.
Selama pandemi Covid-19, Sri mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 seperti penyemprotan desinkfektan di perkantoran, di tempat yang rawan kerumunan, lalu mendirikan posko Covid-19, dan membagikan masker kepada masyarakat.
Sedangkan Bupati PALI, Heri Amalindo berpesan agar Ketua PMI Kabupaten Pali, Sri Kustina bisa mewujudkan tujuh prinsip dasar PMI secara nyata tak hanya sebatas retorika belaka.
“Karena sesuai dengan slogan PMI. Yakni setetes darah anda, nyawa bagi sesama. Perlakukanlah mereka (masyarakat yang membutuhkan darah) dengan sama pun setara tanpa perbedaan. Sebab tugas PMI adalah tugas kemanusiaan,” tukasnya. Rip
Baca juga :  Konsulat Jenderal Amerika Medan, Fokus Bantu Kelestarian Alam Sumsel

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita