oleh

PT. Semen Baturaja Berkomitmen Terhadap Masyarakat Desa

Kolom:Headline|11 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Dalam acara bertajuk Indonesia Business & Development Expo (IBDexpo) 2016 yang digelar pada 8-11 September 2016 di Jakarta Covention Center (JCC) Jakarta beberapa BUMN menampilkan booth yang berisi beragam kegiatan perusahaan.

Acara yang dipimpin Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini dihadiri seluruh BUMN dalam negeri dan BUMN luar negeri.
Kegiatan ini untuk menunjukan kepada masyarakat mengenai perkembangan kinerja, dan peran BUMN melalui progam BUMN hadir untuk negeri, serta memperlihatkan komitmen BUMN dalam membangun dan memberdayakan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk juga mengambil bagian dari pameran yang baru pertama kali diadakan oleh Kementerian BUMN. Seperti yang dikatakan oleh Kiki Rizki Yoctavian salah satu Dewan Komisaris PT. Semen Baturaja pada Nuansakita.com di Jakarta (10/8/2016).

Baca juga :  Joko : Kesenian Palembang Hendaknya di Pentaskan Saat Asian Games

“Semen Baturaja adalah perusahaan yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh negara sehingga dalam berbagai kegiataannya harus bersinergi dengan program pemerintah dan kementerian BUMN. Pemerintahan Presiden Jokowi saat ini sedang gencar-gencarnya membangun infrastruktur sebagai sarana penghubung transportasi maka untuk itu memerlukan pasokan semen sebagai bahan baku pembangunan. Ditambah lagi dengan program BUMN Hadir untuk Negeri sebagai program Kementerian BUMN, membuat Semen Baturaja harus semakin meluangkan komitmen bersama masyarakat untuk turut serta dalam pembangunan baik itu pembangunan fisik maupun pembangunan SDM” ujar pria yang disapa Kiki Palembang oleh kalangan aktivis pergerakan Jakarta.

Baca juga :  Kebun Raya Sriwijaya di Sumsel Resmi Dilaunching

Sebagai antisipasi kebutuhan semen yang akan semakin meningkat seiring dengan gencarnya pembangunan di wilayah Sumatera Bagian Selatan maka Semen Baturaja membangun pabrik Baturaja II yang saat ini sedang dalam proses pembangunan yang ditargetkan akan memulai produksi perdananya di tahun 2017.
“Jajaran Direksi dan Karyawan bekerja sangat keras dan ulet untuk menyelesaikan pembangunan Pabrik Baturaja II. Tuntutan akan kebutuhan semen yang semakin meningkat di Sumbagsel harus dapat dipenuhi karena kalau semen langka bagaimana pembangunan fisik dapat berjalan. Belum lagi dengan turunnya Dana Desa yang dipergunakan untuk membangun infrastruktur desa. Sumsel saja ada sekitar 3.000an desa.

Baca juga :  Sumsel Sabet Dua Penghargaan Sekaligus

Kalau kalkulasinya setiap desa membutuhkan sekitar 200 ton semen maka ada 600.000 ton semen yang dibutuhkan pertahunnya. Itu baru provinsi Sumsel. Itu juga belum termasuk kebutuhan semen utk pembangunan yang memakai dana APBD dan APBN serta kalangan swasta seperti pembangunan properti perumahan dan sebagainya” tegasnya (rob)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita