oleh

Puluhan Pegawai PT KAI Divre III Palembang Terkena Sidak Tes Urine

Kolom:Headline|15 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Puluhan pegawai PT KAI Divre III Palembang terkena inspeksi mendadak (Sidak) untuk melaksanakan tes urine. Hal ini sebagai wujud kepedulian dan waspada PT KAI terhadap bahaya penyalahgunaan peredaran narkoba.

Kepala PT KAI Divre III Palembang, Andika mengatakan, sidak yang digelar oleh Unit Kesehatan Divre III Palembang bekerjasama dengan BNNP Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan pengambilan sample urine secara acak dari pegawai PT KAI Divre III Palembang yang terdiri dari masinis, petugas stasiun dan pegawai dari anak perusahaan secara acak.

Baca juga :  Usai Rapat Paripurna, Wakil Rakyat Mendadak di Tes Urine

“Pemeriksaan urine ini merupakan kegiatan rutin sebagai rangkaian dari pemeriksaan kesehatan para pegawai yang dilakukan secara bergantian, terlebih dalam masa angkutan lebaran 2017 ini target sasarannya yaitu kru KA, seperti masinis, petugas stasiun dan pegawai anak perusahaan,” ucapnya saat diwawancarai di stasiun Kertapati, Senin (19/6).

Lanjutnya, pemeriksaan tersebut sebagai bentuk upaya keselamatan penumpang dan perjalanan KA. “Sejauh ini belum ditemukan pegawai yang terbukti positif mengkonsumsi zat terlarang, jika ditemukan maka akan diserahkan kepada bagian SDM untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Baca juga :  Pemprov Sumsel Bakal Maksimalkan Fungsi Laboratorium Lingkungan

Dijelaskan, tes narkoba ini menggunakan 6 parameter yaitu memeriksa adanya kandungan morfin, ekstasi, ganja, heroin, kokain dan amfetamin.

“Pemeriksaan narkoba ini merupakan konsistensi PT KAI Divre III Palembang untuk memberikan rasa aman dan percaya kepada penguna jasa kereta api bahwa SDM yang dimiliki baik itu pegawai operasional maupun administrasi mempunyai kualitas kesehatan yang prima secara fisik dan mental serta bebas narkoba sehingga dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” urainya.

Selain itu, tambah Andika, kegiatan ini selaras dengan sinergi antara PT KAI dan BNN untuk mengimplementasikan pembangunan anti narkoba dan mendukung kegiatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba.

Baca juga :  Freeport Harus Berikan Divestasi Saham 51 Persen Pada Pemerintah

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita