oleh

Sekolah SD Banyak yang Rusak, Ini Kata Kadisdik Palembang

Kolom:Headline|2 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Dinas Pendidikan Kota Palembang mencatat ada sebanyak 40 persen sekolah dasar (SD) dari jumlah 248 SD yang masuk dalam kategori rusak.

Hal tersebut tentu membuat suasana belajar terganggu, sebab bangunan yang dijadikan tempat belajar itu dalam kategori kurang layak. Miris, padahal sekolah-sekolah itu berada di kawasan perkotaan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan, di Kota Palembang ada sebanyak dengan status negeri. Sayangnya ada sekitar 100 bangunan SD sudah dalam kondisi lapuk dan rusak. Bahkan juga 100 SD ini juga tidak dilengkapi sarana dan prasarana sekolah yang umumnya ada.

Seperti laboratorium, perpustakaan, dan sebagainya. “Memang dominasi tingkat SD yang paling banyak rusak bangunannya. Karena sekolah-sekolah ini rata-rata dibangun dengan menggunakan papan,” ujar Zulinto saat ditemui di ruang kerja, Rabu (03/05).

Baca juga :  Alex Noerdin Akan Arahkan Pembuat Senpi Rakitan Menjadi UMKM

Ia menerangkan, untuk SMP dicatat masih dalam kondisi bangunan yang wajar, meski ada yang rusak bangunannya namun dalam kategori ringan. Sementara untuk jenjang SMA, Zulinto menjelaskan, rata-rata sekolah tingkat menengah atas ini dalam kondisi bagus untuk bangunannya dan sebagian sudah memiliki sarana dan prasarana belajar.

Namun ia menegaskan, untuk SMA bukanlah menjadi tanggungjawab Disdik Kota Palembang karena kewenangannya sudah dialihkan ke provinsi.

Sekolah dengan bangunan yang rusak diakui Zulinto menyebar di semua kecamatan. Baik di Ulu dan di Ilir Kota Palembang. Ia menjelaskan, di kawasan Ulu adalah dominasi lokasi sekolah rusak.

Baca juga :  Kelangsungan LRT di Palembang, Ini Komentar Gubernur Sumsel

“Sejak sekolah dibangun hingga kini memang jarang ada perbaikan, rehabilitasi. Sebab ada Inpres 83 yang menekan hal itu. Tapi sejak 2 bulan terakhir ini jadi perhatian kami. Atas arahan Walikota, dua bulan belakangan, konsen kami untuk memperbaiki dan membangun kembali bangunan sekolah yang ada,” jelasnya.

Untuk itu, Zulinto menerangkan tahun ini mengucurkan Rp120 miliar anggaran untuk perbaikan dan pembangunan kembali sekolah yang rusak. Adapun anggaran tersebut sebagai upaya agar dapat mengejar rencana Walikota Palembang membereskan masalah bangunan sekolah, sarana dan prasarana sekolah tingkat dasar yang rusak.

Sejak 2016, kata Zulinto, sudah ada 70 sekolah yang dibangun kembali. “Target kami hingga 2021 mendatang, masalah ini dapat diselesaikan serta sarana dan prasarana belajar terpenuhi,” ungkap dia.

Baca juga :  Gubernur Sumsel Dapat Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP

Ia mengakui cukup banyak keluhan yang masuk akibat dari bangunan sekolah rusak, sarana prasarana belajar tak lengkap dan sebagainya. “Sejauh ini, siswa merasa tak nyaman. Ini berdampak pada kegiatan belajar mengajar,” kata dia.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengaku sudah menyampaikan agar setiap kepala daerah mempercepat upaya perbaikan gedung sekolah, pemerataan akses pendidikan dan melengkapi sarana belajar.

“Bukan mengimbau tapi saya sudah mengintruksikan. Bupati Walikota harus bisa mengambil tindakan untuk perbaikan sekolah rusak dan pembangunan sekolah baru agar siswa nyaman dalam belajar,” tutupnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita