oleh

SEMA Fakultas UIN Raden Fatah Palembang, Adakan Dialog Kebangsaan

Kolom:Headline|46 kali dilihat

NuansaKita – Palembang :  Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2018, Sema Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam  UIN Raden Fatah Palembang menggelar acara Diskusi Kebangsaan dengan tema “Pahlawan Kekinian Mengabdi dan Berkarya untuk Negeri” dengan dihadiri oleh sejumlah narasumber, Senin (19/11/2018).

Dalam sambutan Ketua umum Sema Azlamiatulqubro mengatakan, semoga dengan berkumpulnya kita dalam diskusi ini dapat menjadikan kita tidak lupa akan sejarah bangsa.  Kita yang dalam hal ini saya mengajak kepada seluruh peserta agar tetap semangat dalam mengikuti kegiatan akademik dan tetap menjaga konsitensi kegiatan perkuliahan, dan tak lupa sebagai bagian dari legislatif saya mengajak rekan rekan semua untuk menjaga kesatuan dan persatuan.

Menurut Azla, “selain itu juga marilah sejenak kita mengingat bahwasanya negara ini tidak di dirikan atas asas agama dan kesukuaan, negara ini di dirikan atas dasar bhineka tunggal ika.  Hadirin yang di rahmati akhir akhir bangsa ini banyak terhenyak konsentrasi politik sehingga rasa persatuan mulai di pertanyakan,akan kah sekeping tanah surga yang jatuh ke bumi di hancurkan oleh anak bumi pertiwi ini.  Maka dengan ini saya selaku ketua SEMAF beserta jajaran mengajak seluruh peserta seminar untuk kembali merefleksikan 4 pilar kebangsaan sebagai pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.   Sehingga menangkal gerakan-gerakan yang anti  pancasila akan mudah ditangkal. Sebagai kaum akademisi marilah kita galakkan lagi menghayati falsafah pancasila dalam ideologi berkehidupan negara dan berbangsa”.

Baca juga :  Hari Terakhir, Kota Palembang Belum Serahkan Laporan Keuangan Kepada BPK

Narasumber yang hadir Ketua DPD Pospera Sumsel, Tumpal Simare Mare mengatakan, hari Pahlawan yang di peringati setiap 10 November patutnya menjadi sejarah kita dalam proses kemerdekaan ini, khususnya kaum muda sangat berperan.”Kaum muda ini lah ibarat dalam tubuh bagaikan darah yang masuk suplai dalam tubuh. Kaum muda lah yg selalu menjadi pelopor perubahan,” ucap dia dihadapan para audiens yang hadir.

Menurut Tumpal, dengan perubahan-perubahan yang di lakukan kaum muda, maka lahirlah Pahlawan-pahlawan bangsa.” Mereka ini lah yang menjadi Pahlawan kita sekarang dan kita beri dan sematkan ke mereka Pahlawan. Atas dedikasi mereka untuk bangsa ini,” tegasnya.

Baca juga :  Gubernur Perjuangkan Kesejahteraan Guru ke Presiden

Acara yang berlangsung di lapangan Fakultas ini dan ditempat yang sama dekan fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam DR.Alfi Julizun Azwar menuturkan dengan tegas jika semua badan kita ini adalah modal yang tidak terhingga.” Jadi kalau tidak di lakukan untuk berjuang maka hilang lah modal itu semua. Mahasiswa harus bersyukur atas Allah berikan. Maka saran kepada mahasiswa ciptakan kerja, bukan mencari kerja. Itulah cara mahasiswa berjuang untuk bangsa dan negara ini,” ungkapnya.

Acara itu juga dihadir oleh Ketua PSI Sumsel/Bendahara Himpi Sumsel : Alvin Keneddy, Ketua GP Ansor Palembang Momon Wahyudi, Gubernur Fakultas Moh. Hakim Zuchri, Ketua pelaksana acara Lilis Suryani, Sekretaris pelaksana Yuvita Sari.

Baca juga :  Pospera Riau : Tangkap Penyebar Kebencian Dan SARA

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita