oleh

Tindak Lanjuti PP Nomor 18 Tahun 2016, Gubernur Sumsel Lantik Pejabat Baru

Kolom:Headline|13 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Gubernur provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin melakukan pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat eselon II, III dan IV dalam lingkup pemerintah provinsi (Pemprov) Sumsel.

Dikatakan, pelantikan pejabat eselon di lingkungan pemprov tersebut sebagai tindaklanjut pelaksanaan PP nomor 18 tahun 2016 dan Perda nomor 14 tahun 2016.  “Sebanyak 1154 pejabat eselon II-IV dilantik. Ini merupakan keputusan dari pusat,” ucap Alex Noerdi di Griya Agung, Jumat (30/12).

Dengan dilantik para pejabat baru tersebut, lanjutnya, maka total jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Pemprov Sumsel hampir 16 ribu orang. “Mereka adalah unjung tombak PNS provinsi Sumsel. Kalau ingin provinsi ini menjadi yang terbaik dan contoh bagi daerah lain, maka pegawainya juga harus menjadi contoh,” ucapnya.

Baca juga :  Ratusan Orang dari Berbagai Provinsi Ikuti Rapat Regional Penjaringan Usulan Program PKP2Trans 2019

Alex juga menjelaskan, terdapat banyak pejabat yang tadinya mempunyai jabatan terpaksa tidak menjabat lagi. “Ada banyak. Sebulan terakhir ini sakit kepala memikirkan bagaimana mengakomodir semua, karena sesuai petunjuk pusat pejabat tidak boleh kehilangan jabatan,” jelasnya.

Terkait adanya efisiensi anggaran, Alex meminta agar PNS mengerti bagaimana sulitnya Pemerinta Daerah, karena tidak hanya Sumsel namun seluruh Indonesia. “Tunjangan penghasilan dikurangi, karena memang tidak ada uang, kalau ada akan diberikan. Jangan ada suara sumbar,” harapnya.

Menurut Alex, dengan adanya petunjuk dan peraturan baru tentang kepegawaian, saat ini Sumsel memiliki 16 ribu lebih PNS. Ini merupakan beban yang sangat berat, apalagi dengan adanya efisiensi, tahun lalu hampir Rp 1 Triliun dikurangi, tahun ini Rp 635 Miliar.

Baca juga :  Alex Noerdin Sampaikan Rasa Belasungkawa Atas Berpulangnya Ayahanda Tito Karnavian

“Dalam keadaan sulit seperti ini, jika ada yang bisa dikorbankan kita korbankan dulu, jika situasi membaik maka TPP bisa ditambah,” ucapnya.

Namun, Sumsel patut berbangga, ditengah kesulitan seperti ini provinsi Sumsel mampu melakukan pembangunan infrastruktur terbesar diw Indonesia.

“Sumsel merupakan provinsi yang maju terus pembangunannya untuk menyongsong event besar. Ini berkat kita semua, karena saya tidak bisa selesaikan sendiri kalau tidak didukung oleh masyarakat,” jelasnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita