oleh

Transaksi Non Tunai Lebih Akuntabel

Kolom:Headline|5 kali dilihat
NuansaKita – Yogyakarta : Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Nasrun Umar, menghadiri pembukaan Sosialisasi Transaksi Non Tunai yang diselenggarakan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Sumsel Babel di Marriot Hotel Jalan. Ringroad Utara Kahwaru, Condongcatur, Kecamatan  Depok, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (25/06).

 

Dalam sambutannya, Sekda Nasrun Umar mengharapkan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemprov Sumsel dapat memanfaatkan keunggulan  dari transaksi non tunai. Diantaranya manfaat yang langsung dapat dirasakan adalah prosesnya yang cepat dan tetap jika dibanding dengan transaksi non tunai.

“Dari laporan dalam transaksi bank ternyata baru 44 persen yang mempunyai rekening, baik itu  stakeholder maupun masyarakat. Nah 56  persen belum memiliki rekening,” tuturnya.

Baca juga :  Usai Dilantik Presiden Jokowi, HDMY Sah Pimpin Sumsel

Menurut Sekda, 56 persen stakeholder yang belum menggunakan transaksi tunai tersebut menjadi peluang bagi Bank Sumsel Babel untuk dijadikan aset baru bagi Bank SumselBabel.

“Melalui  mtransaksi non tunai, dapat  menghindari terjadinya penyimpangan, selain itu ini juga merupakan bentuk akuntabel pertanggungjawaban keuangan karena tidak bertemu secara langsung (face to face),” tambahnya.

Lebih lanjut Nasrun mengungkapkan, melalui transaksi non tunai juga dapat menjaga tranparansi keuangan dilingkungan Pemprov Sumsel melalui Bank Sumsel terutama saat mentransfer dana ke stakeholder yang mempunyai hak untuk dibayar.

Baca juga :  Tindak Kekerasan kepada Penyidik KPK, Presiden Jokowi: Cari Siapa Pelakunya

“Transaksi non tunai ini, dapat dijadikan data yang sangat valid dikarenakan data perbankan yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan dengan bukti-bukti kuat jika apabila terjadi permasalahan dikemudian hari,” terangnya.

Untuk diketahui Bank SumselBabel  berkerjasama dengan perwakilan Bank Indonesia (BI) untuk mengadakan sosialisasi pembayaran non tunai dalam lingkup Pemerintah Daerah baik Pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota dalam lingkup Bank SumselBabel.
Pembayaran transaksi non tunai ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 tahun 2016 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia tahun 2017. Rip

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita