oleh

Wow, Grab Berkontribusi Rp643 Miliar Bagi Ekonomi Palembang

Kolom:Headline|40 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Program #TerusUsaha fokus pada percepatan pertumbuhan dan transformasi digital ratusan ribu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Palembang, agar siap menghadapi era ‘new normal’ pasca-COVID-19.
Riset terbaru yang dilakukan di Kota Palembang mencatatkan bahwa pekerja lepas dan UMKM pada ekosistem Grab berkontribusi sebesar Rp643 miliar bagi perekonomian Palembang.
Richard Aditya, Head of West Indonesia Grab Indonesia, mengatakan Grab, hari ini mengumumkan program ​#TerusUsaha ​yang ​siap menjadi solusi dalam percepatan transformasi digital ratusan ribu UMKM di Palembang. Sebagai program yang mendukung inisiatif #BanggaBuatanIndonesia milik pemerintah pusat, program #TerusUsaha mencakup 5 lima solusi, termasuk akselerasi khusus untuk melatih dan meningkatkan keterampilan UMKM, iklan gratis untuk membantu mereka meningkatkan visibilitas secara ​online sehingga dapat meningkatkan penjualan, serta aplikasi khusus untuk digitalisasi usaha.
Selain itu, Grab juga meluncurkan microsite ​www.grabforgood.id yang dirancang khusus bagi UMKM yang menjadi wadah mencari ilmu dan inspirasi agar mereka dapat mengembangkan bisnisnya.
Pada awal 2018, Dinas Koperasi dan UKM Sumsel mencatatkan adanya sebaran UKM yang ada di Palembang mencapai 28.766 atau 26,5% dari total UKM yang ada di Sumatera Selatan1. Laporan tersebut juga mencatatkan, terbatasnya akses pasar menjadi salah satu hambatan berkembangnya UMKM di Palembang.
Di sisi lain, riset dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics, ​gig workers termasuk UMKM, di empat layanan yakni GrabBike, GrabCar, GrabFood, dan GrabKios secara keseluruhan sudah ​berkontribusi sebesar Rp643 miliar pada perekonomian Palembang ​pada tahun 2019.
Tiga hal ini menunjukkan, pentingnya digitalisasi dan pembinaan untuk mendorong UMKM berkembang, karena kontribusi ekonominya yang sangat signifikan bagi kota Palembang.
Richard ​menjelaskan komitmen Grab dalam mendorong bisnis kecil dan tradisional untuk merangkul teknologi agar tidak tertinggal dalam era digital. Pekerja lepas dan UMKM menjadi kunci utama untuk memastikan masyarakat dapat mempertahankan mata pencaharian mereka, terutama dalam periode ekonomi yang kian menantang pada masa mendatang.
Namun, lanjut dia, masa krisis ini juga memperlihatkan bagaimana UMKM dapat menjadi amat rentan. “Program #TerusUsaha yang merupakan bagian dari komitmen jangka panjang GrabForGood ini dihadirkan di Palembang untuk meningkatkan kemampuan, kapasitas, dan jangkauan bagi UMKM serta individu dalam menyambut masa depan ekonomi digital, agar ekonomi kota juga dapat terjaga,” ungkap dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumsel, Musiawati, menyampaikan apresiasinya untuk program #TerusUsaha yang diluncurkan hari ini di Palembang. “Kita (Pemerintah Provinsi Sumsel) selalu mendukung kemajuan UMKM lokal, namun di tengah pandemi COVID-19, perlu ada dukungan lebih bagi pelaku UMKM, mengingat mereka menjaga roda perekonomian dapat terus berputar,” ucapnya.
Pandemi ini juga menunjukkan bahwa digitalisasi menjadi sangat penting dan sudah terbukti UMKM digital tetap bisa beroperasi di masa PSBB. “Kami mengucapkan terima kasih bagi Grab Indonesia, melalui program #TerusUsaha dapat membantu digitalisasi UMKM Sumsel dengan lebih baik. Saya juga sangat senang bahwa Grab berkomitmen untuk mendukung pemerintah dan memastikan bahwa UMKM juga terlibat dalam ekonomi digital melalui #TerusUsaha,” tukas dia. Rip
Baca juga :  Hasil Riset MARIN Nusantara Temukan Banyak Kendala Program Tol Laut.

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita