oleh

Yan Anton Ferdian Divonis 6 Tahun Penjara

Kolom:Headline|3 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Bupati Banyuasin non aktif, Yan Anton Ferdian, akhirnya divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Palembang dengan pidana penjara 6 tahun denda Rp 200 juta dan dicabut hak politiknya selama 3 tahun.

Menurut majelis hakim Pengadilan Negeri Palembang, Yan Anton terbukti menerima uang Rp 1 miliar dari Zulfikar (terpidana kasus suap) terkait untuk kepentingan berangkat haji pada 2016 lalu.

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut 8 tahun penjara serta denda Rp 300 juta dan pencabutan hak politik untuk dipilih 5 tahun setelah menerima putusan hakim. Sidang vonis yang dijalani Yan Anton, Kamis (23/03).

Baca juga :  Alex Noerdin : Pemeringkatan & Penghargaan Terhadap Badab Publik Perlu Diberikan

Yan Anton terbukti melanggar pasal kumulatif yang dikenakan oleh penuntut umum yaitu pasal 12 a subsider pasal 12 B jo pasal 55 ayat 1 KUHP.

Yan Anton Ferdian menerima putusan hakim dan tidak mengajukan keberatan atas putusan tersebut.

Selain itu majelis hakim juga memvonis empat terdakwa lainnya Umar Usman, Sutaryo, Rustami dan Kirman dengan pidana selama 4 tahun penjara serta denda Rp 200 juta.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita