oleh

Badan Pengawas Rumah Sakit Sumsel Resmi Dilantik

Kolom:Hukum|12 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) dituntut dapat menjalankan fungsinya dalam  mengawasi jalannya pelayanan rumah sakit. Pengawasan dimaksud bukan hanya pada perawatan pasien namun juga terkait dengan kelengkapan peralatan dan fasilitas serta pengawasan manajemen rumah sakit yang ada.
Hal tersebut diharapkan Gubernur Sumsel Herman Deru dalam arahannya ketika melantik BPRS Sumsel Periode 2019-2020 yang juga dikemas dalam acara Halal Bihalal Dinas Kesehatan bertempat di Auditorium Graha Bapelkes Provinsi Sumsel, Kamis (04/07).
“Jajaran petugas di dunia kesehatan dituntut bersikap baik dan ramah terhadap pasien. Selain itu juga harus cepat jangan pernah membeda-bedakan pasien dari status sosilnya. Karena ini terkait dengan nyawa dan hak sebagai warga negara mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik,” tegas Gubernur Deru.
Lebih lanjut Herman Deru menambahkan, perbaikan pelayanan, cepat dalam merespon masyarakat yang berkaitan dengan dunia kesehatan di Sumsel harus dilakukan. Termasuk yang berkaitan dengan masalah infrastruktur kesehatan Pemerintah Daerah siap melakukan revitalisasi rumah sakit dan pusat-pusat layanan kesehatan yang dianggap perlu dilakukan.
“Saya minta utamakan kecepatan dalam merespon masyarakat. Pemerintah juga tidak akan tinggal diam  untuk memperbaiki dan membenahi sarana dan prasarana kesehatan di Sumsel,” tegasnya.
Khusus bagi mereka yang dilantik yang tergabung dalan BPRS Provinsi Sumsel Periode 2019-2020 diinstruksikannya, untuk tidak salah dalam mengambil kebijakan atau keputusan. Demikian juga dengan jajaran Dinas Kesehatan diharapkan dapat memberikan layanan kesehatan pada masyarakat sesuai dengan azaz keadilan.
“Laksanakan tugas dengan baik jangan sampai terlibat dalan urusan di luar tupoksi apalagi sampai ikut campur dalam urusan politik praktis,” terang Deru.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nuraini dalam  laporannya menyampaikan, sejauh ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah Provinsi Sumsel telah mengantongi sertifikat Akreditasi Paripurna, ini merupakan Rumah Sakit ke-2 di Indonesia yang mendapat Akreditasi Paripurna. Setelah sebelumnya rumah Sakit Khusus Paru juga telah mendapat Akreditasi Tingkat Utama.
“Dengan diraihnya penghargaan ini semoga RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumsel dan Rumah Sakit Khusus Paru bisa melayani pasien yang dirawat dengan baik,” tukasnya.
Adapun BPRS Provinsi Sumsel Periode 2019-2020 yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK)Gubernur Sumatera Selatan Nomor 248 /KPTS/DINKES/2019 mereka yang dilantik sebagai Ketua dr. H. Achmad Ridwan, MO, MSC dengan anggota masing-masing Prof. Dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM, H. Bakaruddin Matcik, SH, MM, M.Kes selanjutnya ada nama dr. Erwin Azmar, SpPD dan dr. Hermalia Herlina, M. Kes. Rip
Baca juga :  Dana Desa Tahap II Didistribusikan ke 2000 Rekening Desa

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita