oleh

Ini Jumlah Penghuni Lapas di Sumsel yang Akan Dapat Remisi Kemerdekan

Kolom:Hukum|69 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Gubernur Sumsel, Herman Deru menerima Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sumsel, Ajub Suratman beserta rombongan di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (12/08).
Kedatangan rombongan ini dalam rangka menginformasikan jumlah remisi yang akan diberikan pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 pada 17 Agustus nanti.
Berdasarkan informasi yang disampaikan ada sebanyak 7.577 penghuni lapas se Sumsel yang akan mendapatkan remisi di antaranya sebanyak 91 orang langsung menghirup udara bebas. Untuk tahun ini penyerahan remisi tersebut rencananya digelar di Lapas Merah Mata.
Dikatakan Deru, perayaan hari Kemerdekaan merupakan hak semua warga Indonesia termasuk penghuni lapas. Oleh karena itu penyerahan remisi memperingati HUT Kemerdekaan tersebut diharapkannya digelar dengan istimewa.
“Bisa diisi dengan tausiah dan tidak perlu terlalu formal yang penting beda dari sebelumnya. Meski pandemi semoga makna perayaan hari kemerdekaan RI tetap tak kehilangan maknanya,” ujar dia.
Tak hanya memberikan remisi secara simbolis, pada acara tersebut Herman Deru berencana memberikan oleh-oleh kecil berupa peci bagi sekitar 1.617 penghuni lapas merah mata dan 91 orang yang dinyatakan bebas.
Dirinya juga berencana memberikan ongkos bagi mereka yang bebas untuk kembali kekeluarga dan masyarakat.
Sesuai rencana setelah pemberian remisi, ia juga akan meresmikan Rumah Tahfidz yang ada di lapas tersebut serta melakukan panen ikan hasil kelolaan penghuni lapas. Bahkan, ia akan memboyong empat orang Duta Narkoba Milenial Sumsel untuk melakukan sosialisasi di Lapas Merah Mata.
Pada kesempatan itu, Deru juga minta pada Kanwil Kemenkumham yang baru dapat meningkatkan kemitraan dengan berbagai stakeholder untuk membina anak-anak lapas mengasah ketrampilan. Sehingga saat mereka bebas kembali ke masyarakat, mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri.
“Jadi kalau mereka keluar ada ketrampilan. Misal di bidang pertanian dan lainnya. Seperti yang pernah dilakukan di Lapas Wanita Palembang. Itu bagus sekali,” tukasnya. Rip
Baca juga :  IKA FH Unsri Harus Jadi Titik Awal Membangun Solidaritas

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita