oleh

Intelkam Polresta Palembang Ringkus Pelaku Curanmor

Kolom:Hukum|29 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Hanya dengan waktu 1 Jam, Unit Interkam Polresta Palembang, berhasil membekuk pelaku pencurian motor di Bengkel Mobil Sinar Baru yang terletak Jalan Unglen No. 1212 RT 17/10 Kelurahan 20 Ilir D II Kecamatan IT I, Palembang, milik Hasan Wijaya (40), warga Jalan Musi Raya Komp Griya Persona Kelurahan Sialang Kecamatan Sako, Palembang, Jumat (6/1/2017).

Pelaku sendiri yakni, Rohmansyah (21), warga Jalan Kapten A Rivai Lorong Bapindo Kecamatan IB I, Palembang.

Petugas intelkam pimpinan Kasubnit Aiptu Aviv Sancoko dan Bripka Donny Siswanto, mengatakan pelaku ditangkap saat berada di rumahnya sekitar pukul 23.00.

Baca juga :  Mencoba Curi Helm, Masuk Sel Tahanan

Tak pelak ketika melihat kedatangan petugas Rohmansyah pun hanya mengangkat kedua tangannya, sambil berkata; “Aku nyerah Pak”.

Diketahui modus pelaku pun ketika melakukan aksinya berpura-pura menginap di rumah orang tua pelaku yang bekerja sebagai penjaga di bengkel mobil tersebut, pada, Jumat (6/1/2017), sekitar pukul 22.30.

Lalu saat itu pelaku mengajak saudara kandungnya Lakoni (30) warga Jalur 17 Kabupaten Banyuasin yang berstatus (DPO) melakukan pencurian tersebut.

Pelaku Rohmansyah berperan membuka pagar Bengkel, setelah pagar terbuka, pelaku masuk gudang bengkel mengambil sepeda motor korban Yamaha Jupiter Z CW Tahun 2011 Warna Hitam BG-6264-IU.

Baca juga :  Komisi Perlindungan Anak Sesalkan Kejadian Kekerasan Terhadap Anak Di Siring Agung

Dimana kunci sepeda motor tersebut tergantung di gudang dan langsung dibawa pelaku ke luar dan diserahkan kepada Lakoni untuk dijual di kawasan Lintas Timur.

“Setelah mendapatkan laporan korban, kita langsung melakukan penyelidikan. Ketika diketahui keberadan pelaku, tak buang waktu kita langsung membekuknya saat posisi pelaku sedang berada di rumahnya,” ungkap Kasat Intelkam Polresta Palembang, Budi Santoso didampingi Kanit Intelkam, Iptu M Roy Zulistrin, Sabtu (7/1).

Lanjut Budi, diketahui pelaku pun tidak hanya melakukan aksi pencurian motor, tetapi ia juga melakukan aksi pencurian 1 alat bor listrik, 1 set Jok Mobil truk dan 1 Drigen Oli mesin.

Baca juga :  Sekjen PBNU: Muliakan Kalimat Tauhid dengan dzikrullah, bukan dengan bendera

“Atas ulahnya pelaku akan dijerat pasal 363 KHUP, dengan ancaman hukum penjara maksimal 5 tahun,” tegas budi, sambil mengatakan masih ada DPO, yakni saudara kandungnya, yang namannya sudah kita kantongi.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita