oleh

Kini Sumsel Miliki Program Isbat Nikah Terpadu

Kolom:Hukum|13 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Bagi pasangan nikah suami dan istri yang belum memiliki dokumen yang sah berupa buku akte nikah di Sumatera Selatan kini tak perlu pusing lagi, pasalnya saat ini sudah ada solusi yakni melalui Isbat Nikah Terpadu yang digagas Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.
Program Isbat Nikah Terpadu di Sumsel tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum Of Understanding (MoU) antara Pengadilan Tinggi Agama dengan Pemprov Sumsel tentang Pelayanan Isbat Nikah, di halaman Kantor Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Rabu (27/03).
“Melalui kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukun bagi pasangan suami istri yang telah menikah menurut syariat Islam, namun belum dicatat di Kantor Urusan Agama Kecamatan dan belum memiliki buku nikah,” tegas Deru.
Lebih lanjut dia meminta para Bupati dan Walikota di Sumsel segera menindaklanjuti MoU dengan tetap memperhatikan azaz legalitas di tingkat bawah. Artinya pasangan yang mengajukan isbat nikah wajib menunjukan bukti awal atau saksi.
“Petugas juga harus hati-hati di lapangan jangan sampai program isbat nikah ini disalahgunakan. Makanya  harus ada bukti pengntar dari kades, lurah atau pamong setempat,” imbuhnya.
Dia menilai begitu pentingnya akte nikah seperti untuk membuat akte  kelahiran, anak masuk TNI, menunaikan ibadah umroh semuanya mesti melampirkan akte  buku nikah kedua orang tuanya.
“Begitu pentingnya buku nikah dalam kelanjutan zuriat dan pembagian  harta hak waris. Mudah-mudahan niat baik kita ini, bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Dan menjadi hal yang diingat oleh masyarakat bahwa kita pernah berbuat untuk mereka,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pelambang, Endang Ali Ma’sum dalam sambutannya memberikan apresiasi pada Gubernur Sumsel yang telah menginisiasi digelarnya pelayanan isbat nikah terpadu di Sumsel.
“Kami mengapresiasi kebijakan gubernur. Ini yang pertama dilakukan di Indonesia. Dilakukannya pelayanan isbat nikah terpadu” ungkap Endang Ma’sum.
Dia berharap melalui Isbat Nikah Terpadu yang MoU-nya ditandatangani tersebut tidak ada lagi pasangan nikah yang tidak memiliki buku akte nikah.
“Insya Allah dengan isbat nikah terpadu, perkawinan mereka akan dipandang sah sesuai dengan syarat dan syar’i dan sesuai dengan undang undang negara,” tukasnya. Rip
Baca juga :  Realisasi PAD Capai 101 Persen

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita