oleh

Mahasiswa KKN Korban Pencurian

Kolom:Hukum|9 kali dilihat

NuansaKita – Sekayu : Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Menjadi korban Pencurian. Kelompok 74 yang Di Ketua oleh Wareh setyo Margono dijelas kan olehnya.
Dijelaskannya, Kami Mendapatkan tugas dari kampus untuk mengikuti Agenda KKN di desa Ngulak 2. terhitung dari tanggal 22 Juli sd 4 September. kami Beranggotakan Sembilan orang Enam Laki laki dan Tiga Perempuan. Masing masing dari kami dari Empat Fakultas, yakni, syariah, Ushuludin Adab dan Saintek. untuk beberapa hari ini kami Mengadakan Kegiatan Sosialisasi dan Silaturrahmi dengan Masyarakat, Perangkat desa dan juga Pemuda. Agenda kami juga melakukan kegiatan Belajar Mengajar Sd, Tk, Smp didesa tersebut.

Baca juga :  Samsat Online, Cegah Perbuatan Pungli

Singkat nya Rabu 31 juli kemaren kurang lebih jam 16 : 30 Sepulang Mengajar Taman Pendidikan Usratul hasanah Kami Silaturahmi dengan Pak Kamis, Tokoh Agama setempat , beliau juga Menjabat sebagai ketua masjid didesa ngulak 2 . Setelah itu kami pulang ke Posko KKN tempat kami Tinggal. Pukul 18 :00, kami Bersiap untuk mengikuti Solat Berjamaah Dimasjid. Setelah itu selepas solat magrib mengisi rutinitas sepert biasanya ialah Melaksanakan kegiatan Bimbingan belajar anak . bahasa arab dan Baca Tulis Al’quran yang setiap malam kami lakukan diposko. Tepat nya jam 20 : 30 Bimbel pun selesai dan kami ber 9 Anggota lagsung Bergegas silaturahmi dengan Kades Ngulak 2 malam itu. Sepulang nya dari rumah Kades Cewek nya lagsung pulang keposko Kami bertiga Cowok silaturhami dengan Mantan Ketua karang Taruna. dari sana kami pun mampir ke rumah makan.

Baca juga :  Hendri Zainudin : Kita Terus Lakukan Komunikasi Dengan DPD diberbagai Daerah.

kurang lebih pukul 1 : 30 Dini hari kami kembali keposko untuk Istrahat tepat nya pukul 3 : 30 Mendekati subuh saya terbangun sudah melihat posisi pintu sudah terbuka setelah itu Saya membangun kan Anggota. ternyata setelah dicek, raip hp dan tas kami sudah berhilangan semua .hp Android berjumlah 6 buah tas 4 dan Dompet ada 2 berisikan ktp .buku Tabungan dan Atm serta uang semua berjumlah sekitar 1300 ribu . Barang bukti berupa 2 bilah parang golok yg digunakn oleh pelaku untuk mencongkel pintu yang saat ini sedang diaman kan diposko jelas nya ungkap wareh ketua kelompok kkn 74 itu.
“Kami sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sanga Desa”, pungkasnya.

Baca juga :  Pasang Tapal Batas Antar Kecamatan, Pemkot Lakukan Sosialisasi

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita