oleh

Pemuda Minta Polda Usut Penggunaan APBD 2015 di PU Bina Marga

Kolom:Headline, Hukum|4 kali dilihat

NuansaKita.com – Palembang : Massa dari Forum Pemuda Peduli Rakyat dan PB. Front Pemuda Merah Putih Sumatera Selatan mendatangi Mapolda Sumatera Selatan, Selasa (04/10). Mereka melakukan longmarch dari depan SMA Negeri 3 sambil meneriakkan yel-yel tegakkan reformasi birokrasi dan ganyang koruptor.

Koordinator Aksi, Mukri AS Pamulutan, S.Sos.I menyampaikan bahwa ada beberapa proyek yang menggunakan APBD 2015 pada PU Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan  yang perlu ditelaah oleh Kapolda Sumatera Selatan yaitu : Proyek Peningkatan Jalan Kurungan Nyawa Martapura Kabupaten OKU Timur dengan nilai 7 M, kontraktor PT. Saputra Jaya Perkasa. Proyek Peningkatan Jalan SP Semambang-Bts Kabupaten Musi Rawas dengan nilai 9,7 M. Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan SP. Penyandingan-Bts Kabupaten OKU Timur 4,8 M, kontraktor PT. Bahana Pratama Konstruksi. Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Terawang-Tabah Tinggi-Maut, kontraktor PT. Hastomulyo Adiprima, ujarnya.

Baca juga :  Mawardi Harapkan KAI Bersinergi Dengan Pemprov Sumsel

Menurut Mukri negara Indonesia sedang sakit disebabkan terjangkiti penyakit korupsi yang dilakonkan oleh pejabat negara, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang dapat merusak sendi-sendi kebangsaan sampai ketulang sum-sum.

Persoalan korupsi ini sudah menjadi bahaya laten sebagai anak bangsa dan anak negeri kami sangat terpanggil, serta peduli dengan keadaan bangsa dan negara ini terutama apa yang terjadi di dinas PU Bina Marga. Tambahnya

Sementara itu koordinator lapangan, Charma, SE dalam orasinya mengatakan bahwa proyek PU Bina Marga yang telah terindikasi merugikan negara sebesar 24 Milyar ini harus segera di telaah oleh kepolisian. Sebab menurut Charma proyek tersebut memakai uang rakyat. Dalam upaya untuk ikut memberantas korupsi maka kami meminta pihak kepolisian dapat bekerjsama dalam mengungkap penggunaan anggran proyek dengan dana APBD tersebut. Pungkasnya

Baca juga :  Per 1 Juli 2018, Harga Tiket KA Parsial Mulai Diberlakukan

Massa menuntut kepada pihak Kepolisian Daerah Sumatera Selatan untuk menelaah terhadap proses pelaksanaan proyek yang menggunakan dana APBD 2015 tersebut.

Massa diterima oleh Kepala Urusan Pengumpulan Pengolahan Informasi dan Dokumentasi (Kaur Pullah Infodok) Bidang Humas Polda Sumatera Selatan Komisaris Polisi CS. Panjaitan. (Sibawaihi)

 

 

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita