oleh

Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Dimulai dari Rumah

Kolom:Hukum|31 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, bisa dilakukan pada lingkungan internal yakni keluarga. Apalagi sikap orang tua terhadap anak-anak yang harus lebih waspada dan protektif.

Hal itu dikatakan oleh Brigjen Pol Dr Victor SpB FICD DFM pada saat diwawancara wartawan Nuansakita.com di Grand Atiyasa, Kamis (09/03).

“Tindakan pencegahan bisa dimulai dari keluarga, Jangan sampai saat anaknya ditangkap orang tua bersikap emosi. Sikap orangtua harus peka dengan perubahan anak.

” kalau anaknya rajin tiba-tiba malas, atau dulunya malas tiba-tiba rajin, sebagai orangtua harus peka terhadap perubahan sikap anak dan harus membangun komunikasi yang baik pastinya,” jelasnya.

Adapun cara tes narkoba dengan cara pribadi, salah satunya dngan alat tes urin yang dijual di apotek. Ada yang single dan multiple, kalau multiple harganya lebih mahal atau bila ragu bisa menghubungi BNK secara langsung.

Baca juga :  Musda KAI, Isi Kekosongan Struktur

Lanjut victor, ada dua jenis penyalahgunaan narkoba. Pertama pemakai atau pasien, ke dua bandar atau pengedar. Untuk kategori pemakai merupakan korban akan direhabilitasi, karena itu wajib lapor.

“Jangan takut pada pasien, tidak akan dihukum. Hubungi pihak BNN Provinsi atau BNK nanti diobati. Jangan dikira Badan Narkotika itu hanya menangkap, di BNN atau BNK ada unsur kesehatan, pencegahan, dan penindakan. Kalau pasien atau pengguna nanti diobati.” tuturnya.

Namun yang perlu diingat, lanjut Victor, narkoba tidak hanya denda, penjara dan hukuman mati, tetapi dosa besar menurut agama. Tidak hanya badan pemakai yang hancur, tetapi orang lain juga bisa hancur.

Baca juga :  PNS Pemkot Palembang Akan di Turunkan Pangkat

“Yang belum pakai jangan pernah mau cona, kalau yang sudah terlanjur pakai, segera di obati atau rehabilitasi, yang bajingan bandar berhentilah. Karena itu pelaku kajahatan narkoba harus diberantas dan dimiskinkan. Kalau tidak dimiskinkan bisa dibaiki sipir penjara, kalau hartanya sudah dirampas negara dia tidak bisa apa-apa lagi,” himbaunya.

Hal yang senada juga diungkapkan Kepala BNK Palembang, Ismail Ishak, mengatakan pencegahan penyalahgunaan narkotika harus dilakukan sejak dari dalam kandungan, jangan sampai janin di dalam perut terkontaminasi dengan norkoba.

Baca juga :  Pospera Sumsel Gotong Royong Bersihkan APK Paslon Pilkada

“Ibu adalah tolak ukur keluarga, ibu adalah sumber di dalam kehidupan keluarga jangan sampai anak terkena narkoba akibat ibu yang memakai narkoba saat hamil. Pencegahan harus dilakukan sejak dini,” ujarnya.

Dengan demikian, BNK terus gencar bersosialisasi kemasyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Di sekolah, BNK membentuk Gerakan Siswa Anti Narkoba (GESAN), dan di masyarakat umum di bentuk Gerakan Ibu Anti Narkoba (GIAN).

“Sudah lama kita bentuk, untuk GIAN kita melibatkan ibu-ibu PKK, yang dikoordinir oleh pak camat dan ibu camat. Diseluruh kecamatan di Palembang sudah kita bentuk. Harapannya ibu-ibu ini yang akan meneruskan informasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat di sekitarnya,” tukasnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita