oleh

Penyalahgunaan Narkoba Termasuk Extra Ordinary Crime

Kolom:Hukum|19 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Penyalahgunaan narkoba menjadi extra ordinary crime yang termasuk kasus sangat masif dan perlu ditangani dengan serius oleh pihak kepolisian, BNN, maupun masyarakat. Pada tahun 2016 ada 1651 yang disidik untuk menjadi tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut dikatakan Risyida Rojali redaktur RMOL, dalam acara “Netizen Lawan Narkoba’ yang diadakan di gedung STIHPADA(23/10).

“Semakin majunya teknologi internet, mulai anak Sekolah Dasar (SD) hingga masyarakat umum dengan mudah mengakses internet, membuat orang akan sangat gampang berhubungan dengan orang – orang luar yang baru dikenal. dan terkadang membawa dampak buruk bagi anak-anak’.

Baca juga :  Lindungi Anak Dibawah Umur, Pemprov Sumsel Perketat Peredaran Miras

Dari sinilah tugas netizen untuk sama-sama berjuang menyebarkan informasi kepada anak – anak dan masyarakat bahwa dampak narkoba ini bisa merusak generasi bangsa.

Karena Narkoba ini termasuk masalah yang kompleks selain terorisme dan korupsi yang ada, tugas dari netizen disini adalah dapat saling membantu Indonesia bersih dari Narkoba, imbuhnya.

Hal senada pun diungkapkan oleh Anang Charma, ketua Komunitas Anak Muda Anti Narkoba (KANDATIBA), komunitasnya telah membentuk grup Facebook yang bernama KANDATIBA INDONESIA untuk terus melakukan tanggung jawab kepada masyarakat dan kalangan kampus untuk menyebarkan informasi tentang bahaya narkoba ini, ujarnya.

Baca juga :  Imingi Uang 10 Ribu, Acong Cabuli Bocah 6 Tahun

Selain itu pula, Wasidik Narkoba dari Polisi Daerah (polda) Sumatera Selatan AKBP Zendi Marzanto menegaskan, upaya Polda Sumsel sudah cukup intens untuk memberantas narkoba ini dengan Pembinaan seperti penyuluhan – penyuluhan kegiatan seperti seminar ini, lalu, razia t empat hiburan, dan yang terakhir tindakan represif dengan penegakan dengan tindakan hukum, tutupnya (desta)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita